PCM Cengkareng Peringati Milad Muhammadiyah ke-113, Saad Ibrahim Tegaskan Islam Berkemajuan
TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Sa’ad Ibrahim menegaskan pentingnya pemahaman Islam berkemajuan sebagai fondasi gerakan Muhammadiyah dalam menjawab tantangan zaman.
Hal tersebut disampaikannya dalam Pengajian Hari Bermuhammadiyah yang dirangkaikan dengan Milad Muhammadiyah ke-113 dan Milad PCM Cengkareng ke-58 di Masjid Uswatun Hasanah, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (20/12).
Sa’ad Ibrahim menjelaskan bahwa Muhammadiyah sejak awal didirikan oleh KH Ahmad Dahlan sebagai gerakan Islam yang meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW secara rasional, kontekstual, dan berorientasi pada kemajuan umat. Menurutnya, makna “Muhammadiyah” bukan sekadar identitas organisasi, tetapi refleksi dari semangat mengikuti nilai-nilai kenabian dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan kebangsaan.
Ia juga menguraikan bahwa Islam berkemajuan merupakan Islam yang mendorong umat untuk bergerak cepat, adaptif, dan produktif, sebagaimana ajaran Al-Qur’an dan Sunnah. Dalam pandangannya, kemajuan tidak hanya dimaknai sebagai perkembangan teknologi, tetapi juga kemajuan dalam akhlak, ibadah, pemikiran, dan kepedulian sosial.
Lebih lanjut, Sa’ad Ibrahim menekankan pentingnya pemahaman sumber ajaran Islam secara ilmiah.
Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan sumber utama yang pasti kebenarannya, sementara hadis memiliki klasifikasi kualitas yang harus dipahami secara cermat. Pemahaman tersebut, menurutnya, menjadi kunci agar umat tidak terjebak pada praktik keagamaan yang tidak berdasar.
Kegiatan Milad Muhammadiyah di Cengkareng ini juga dirangkaikan dengan khitanan massal bagi 100 anak, sebagai wujud nyata kepedulian sosial Muhammadiyah kepada masyarakat.
Ketua PCM Cengkareng, Ramli menyampaikan bahwa kegiatan Milad tidak hanya menjadi ruang refleksi ideologis, tetapi juga sarana memperkuat kehadiran Muhammadiyah di tengah masyarakat. Ia menilai khitanan massal sebagai bentuk dakwah sosial yang sejalan dengan nilai Islam berkemajuan.
Sementara itu, perwakilan PDM Jakarta Barat, Nurhadi Musawir menyebut kegiatan khitanan massal tersebut telah dilaksanakan untuk keempat belas kalinya dan menjadi agenda rutin hasil kolaborasi dengan BSI. Menurutnya, Islam berkemajuan harus diwujudkan melalui kerja nyata yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Abdul Halim selaku perwakilan dari PWM DKI Jakarta menambahkan bahwa peringatan Milad Muhammadiyah yang dilakukan secara berjenjang merupakan bagian dari muhasabah organisasi.
Dia menegaskan bahwa DNA Muhammadiyah adalah membantu sesama, mencerdaskan umat, serta memperkuat kesejahteraan sosial dan ekonomi, tanpa meninggalkan kemurnian akidah.
Melalui rangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah ke-113 ini, PCM Cengkareng menegaskan komitmennya untuk terus menghidupkan nilai Islam berkemajuan melalui penguatan ideologi, peningkatan kualitas ibadah, serta pelayanan sosial yang berkelanjutan di tengah masyarakat.