Penggembira Muktamar ke-48 Bisa Gunakan Becak Listrik dari Edutorium UMS Menuju De Tjolomadoe

Komunitas Jogja atau lebih dikenal dengan sebutan Becak Stroom ikut andil mendukung menyukseskan Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 pada 19-20 November mendatang di Kota Surakarta.

Penggembira Muktamar ke-48 Bisa Gunakan Becak Listrik dari Edutorium UMS Menuju De Tjolomadoe
Penampakan tiga becak listrik untuk penggembira di kawasan Edutorium UMS/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Komunitas Jogja atau lebih dikenal dengan sebutan Becak Stroom ikut andil mendukung menyukseskan Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 pada 19-20 November mendatang di Kota Surakarta.

Adapun wujud dukungan Becak Stroom adalah meminjamkan tiga becak listrik untuk penggembira yang hadir di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Pada Senin, (14/11), Becak Stroom menyerahkan becak listrik kepada Panitia Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48.

Perwakilan Becak Stroom Jogja, Slamet Riyanto berharap tiga becak listrik itu dapat digunakan oleh penggembira dari edutorium menuju objek wisata De Tjolomadoe yang berjarak sekitar 3 kilometer dari UMS.

“Becak listrik ini menggunakan becak kayuh yang dipasangi dinamo listrik dengan tenaga dari baterai lithium,” kata Slamet Riyanto dalam siaran persnya, Selasa (15/11).

Lebih lanjut, ia menyebutkan satu kali charging becak listrik tersebut dapat menempuh sekitar 30 kilometer dengan dua orang penumpang.

“Jadi (tenaganya) bukan aki. Kalau aki sudah tidak up to date. Kita pakai yang modern, yaitu baterai lithium. Nanti bisa digunakan hingga 4-5 kali pulang pergi Edutorium UMS-De Tjolomadoe dalam 1 kali charging,” jelas Slamet.

Dia mengatakan adanya becak listrik itu dimaksudkan untuk membantu meringankan beban tukang becak di Yogyakarta. Dengan menggunakan becak listrik ini, mereka akan lebih ringan dan hemat tenaga.

“Ini proyek awal kami, belum dicoba di Yogyakarta. Sekaligus kami memberi sumbangsih pelaksanaan muktamar di sini (Kota Solo),” sebut Slamet.

Sementara itu, Panitia Penerima Muktamar Muhammadiyah, Taufiq Nugroho mengapresiasi dukungan Becak Stroom yang meminjamkan becak listrik untuk para penggembira Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48.

“Untuk sarana transportasi muktamar sangat bermanfaat karena akan ada banyak orang yang berjalan dari edutorium ke De Tjolomadoe dan nanti transportasi umum tutup. Jadi becak listrik ini akan sangat membantu. Sebenarnya kami butuh banyak becak stroom lagi untuk memberi,” sebutnya.

Didukung oleh:

VIDEO: Serambi Muktamar Bersama PWM Jawa Tengah