PLN UID Jakarta Raya Gandeng Rumah Batik Palbatu, Ajak Single Mom’s Indonesia Belajar Membatik
PLN UID Jakarta Raya berkolaborasi dengan Rumah Batik Palbatu mengadakan pelatihan membatik bagi komunitas Single Mom’s Indonesia. Kegiatan ini dorong kreativitas sekaligus peluang usaha.
TVMU.TV - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui Hub UMK menjalin kolaborasi dengan mitra binaan, Rumah Batik Palbatu, dalam menyelenggarakan pelatihan membatik bertajuk “Create Your Legacy in Batik: Kolaborasi Karya Membatik Bareng”.
Kegiatan ini diikuti oleh komunitas Single Mom’s Indonesia (SMI) yang dengan penuh antusias belajar langsung teknik membatik dari para pengrajin batik berpengalaman.
Selain menjadi wadah menyalurkan kreativitas, pelatihan ini juga bertujuan membuka wawasan baru bagi para peserta agar dapat menghasilkan karya bernilai seni tinggi sekaligus memiliki potensi ekonomi.
Melalui pengalaman membatik, anggota komunitas SMI tidak hanya menuangkan ide dalam motif batik khas Jakarta, tetapi juga mempelajari proses panjang di balik terciptanya sebuah karya batik yang autentik.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata dukungan PLN dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, melalui pelestarian budaya sekaligus penciptaan peluang usaha baru di bidang batik.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Bapak Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen PLN UID Jakarta Raya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi pengalaman sesaat, tetapi juga dapat membuka peluang usaha baru bagi para peserta. PLN UID Jakarta Raya melalui program Hub UMK Jakarta Raya akan terus mendampingi UMKM dan komunitas agar semakin mandiri dan berdaya saing,” kata Andy Adcha dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/9).
Pelatihan membatik ini diadakan hingga beberapa sesi, di mana setiap sesi difokuskan untuk terus meningkatkan keterampilan peserta, dari tahap dasar hingga mampu menghasilkan karya batik yang siap menjadi produk bernilai ekonomi.
Pendiri Rumah Batik Palbatu sekaligus mentor kegiatan, Budi Harry, sangat mengapresiasi semangat para peserta dalam mengikuti pelatihan.
“Saya sangat bangga melihat antusiasme para ibu dari komunitas SMI yang begitu bersemangat belajar membatik. Membatik bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga sebuah proses melestarikan budaya sekaligus membuka jalan untuk peluang ekonomi baru. Saya berharap apa yang dipelajari di sini bisa menjadi bekal bagi mereka untuk mandiri dan semakin berdaya,” ungkap Harry.
Salah satu perwakilan dari komunitas SMI, Icha, juga menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan.
“Saya sangat berterima kasih telah diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan membatik ini. Selain menambah ilmu dan pengalaman, kegiatan ini juga membuka wawasan saya bahwa membatik bisa menjadi peluang usaha yang nyata untuk membantu perekonomian keluarga,” ujar Ibu Icha antusias.
Program kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi para ibu tunggal, memperkuat jejaring UMKM binaan, serta melestarikan warisan budaya batik.
PLN UID Jakarta Raya bersama Hub UMK Jakarta Raya akan terus menghadirkan program-program pemberdayaan UMKM yang kolaboratif dan berkelanjutan, serta mewujudkan UMKM Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing.