PLN UID Jakarta Raya Pastikan Listrik Andal untuk HUT Ke-81 RI, Siagakan 152 Personel di Istana dan Kompleks Parlemen

PLN UID Jakarta Raya Pastikan Listrik Andal untuk HUT Ke-81 RI, Siagakan 152 Personel di Istana dan Kompleks Parlemen
Suasana Control Center di Powerhouse Istana Kepresidenan Jakarta sesaat memantau jalannya simulasi keandalan kelistrikan secara real time guna memastikan koordinasi, komunikasi, dan respons operasional berjalan optimal selama pengujian berlangsung. Foto: PLN UID Jakarta Raya.

TVMU.TV - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan untuk mendukung seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia. Sebagai bagian dari langkah antisipasi, PLN melaksanakan pemeliharaan preventif dan simulasi keandalan sistem kelistrikan di dua objek vital nasional, yakni Istana Kepresidenan Jakarta dan Kompleks Parlemen, pada 25–26 Juli 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin pasokan listrik tetap andal selama penyelenggaraan agenda kenegaraan, mulai dari Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, hingga Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan keandalan pasokan listrik menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan.

“Setiap agenda kenegaraan membutuhkan pasokan listrik yang andal karena listrik menjadi infrastruktur utama yang menopang seluruh rangkaian kegiatan. Oleh karena itu, PLN melakukan berbagai langkah antisipatif melalui pemeliharaan preventif, pengujian sistem, serta pengamanan berlapis agar seluruh infrastruktur kelistrikan berada dalam kondisi optimal dan siap mendukung suksesnya peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia,” ujar Andy dalam keterangannya, Kamis (30/7).

Dalam simulasi tersebut, PLN menguji berbagai skenario gangguan seperti kondisi nyata guna memastikan kecepatan respons petugas sekaligus menguji keandalan sistem cadangan. Seluruh infrastruktur kelistrikan dipantau secara real time agar potensi gangguan dapat dideteksi dan ditangani secepat mungkin.

Di Kompleks Parlemen, PLN juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan dan sistem cadangan. Kegiatan diawali dengan Talkshow Zero Incident High Performance sebagai upaya memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi seluruh personel yang bertugas selama pengamanan agenda kenegaraan.

Menurut Andy, keberhasilan menjaga keandalan pasokan listrik tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak.

“Keandalan listrik merupakan hasil kerja sama yang baik antara PLN dengan seluruh pemangku kepentingan. Kami terus bersinergi dengan pengelola Istana Kepresidenan, Kompleks Parlemen, serta instansi terkait untuk memastikan seluruh aspek kelistrikan telah dipersiapkan secara menyeluruh,” tambahnya.

Untuk mendukung sistem pengamanan berlapis, PLN UID Jakarta Raya menyiapkan delapan unit Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas masing-masing 400 kVA, empat unit generator set (genset) berkapasitas masing-masing 2.000 kVA, serta tujuh posko siaga.

Selain itu, sebanyak 152 personel, yang terdiri atas petugas piket dan petugas Pelayanan Teknik (Yantek), disiagakan selama rangkaian kegiatan berlangsung guna memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan kelistrikan.

Melalui kesiapan infrastruktur, sistem cadangan, dan personel siaga, PLN UID Jakarta Raya menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal selama rangkaian peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia. Keandalan listrik tersebut diharapkan mampu mendukung seluruh agenda kenegaraan agar berlangsung aman, khidmat, dan tanpa gangguan.