PPIH Arab Saudi Tinjau Tenda Jemaah di Mina, Pastikan Fasilitas Haji Siap Digunakan

PPIH Arab Saudi Tinjau Tenda Jemaah di Mina, Pastikan Fasilitas Haji Siap Digunakan
PPIH Arab Saudi daerah kerja Madinah melakukan peninjauan langsung ke kawasan Mina, Arab Saudi, Selasa (19/5/2026). Foto: MCH 2026.

TVMU.TV - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi daerah kerja Madinah melakukan peninjauan langsung ke kawasan Mina, Arab Saudi, Selasa (19/5/2026), untuk memastikan kesiapan fasilitas bagi jemaah haji Indonesia menjelang puncak ibadah haji.

Pengecekan dilakukan oleh tim Satgas Mina bersama petugas daerah kerja Madinah guna memastikan seluruh tenda dan fasilitas pendukung dalam kondisi layak dan sesuai kebutuhan jemaah.

Wakil Kepala Satgas Mina, Zaenal Mutaqin, mengatakan peninjauan dilakukan untuk memetakan kesiapan lokasi sekaligus melakukan mitigasi dini apabila ditemukan kekurangan fasilitas.

“Kita dari Satgas Mina atau khususnya daerah kerja Madinah itu akan mensurvei sekaligus juga mensweeping dan juga melihat plotting untuk tenda jemaah haji Indonesia,” ujar Zaenal kepada Media Center Haji, dikutip Rabu (20/5/2026).

Menurut Zaenal, pengecekan langsung diperlukan agar seluruh fasilitas yang disediakan bagi jemaah benar-benar siap digunakan saat fase Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Ia menjelaskan, berbeda dengan akomodasi di Madinah dan Makkah yang menggunakan hotel, jemaah akan menempati tenda selama berada di Mina dan Arafah.

“Kalau di Makkah atau di Madinah itu mereka tempat tinggalnya berupa hotel, maka di Arafah dan di Mina, tempat tinggal berupa tenda dan juga fasilitas seperti kasur, bantal, selimut dan juga fasilitas untuk kebersihan atau MCK-nya,” katanya.

PPIH Arab Saudi juga memastikan seluruh fasilitas yang disediakan syarikah atau perusahaan layanan haji Arab Saudi berada dalam kondisi optimal, termasuk pendingin ruangan, pasokan air, tempat tidur, hingga sanitasi.

Zaenal menegaskan langkah mitigasi dilakukan lebih awal agar setiap kekurangan dapat segera diperbaiki sebelum kedatangan jemaah Indonesia ke Mina.

“Jadi ketika nanti ada yang kurang siap maka kita bisa petakan dan sejak dini kita mitigasi. Jadi ketika misalnya ada syarikah yang bantalnya kurang, kasurnya kurang, airnya ada yang kurang berfungsi, AC-nya tidak dingin, maka dari sekarang kita sudah antisipasi dan mitigasi,” ujarnya.

Selain melakukan pengecekan lapangan, PPIH juga akan menyampaikan komplain kepada pihak syarikah apabila ditemukan fasilitas yang belum memenuhi standar pelayanan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, khususnya dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah Indonesia selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. (Fini Auliany/ MCH 2026)