Siapkan Kader Unggul, MPKSDI Gelar Rakornas 24-26 Oktober di UMS

Siapkan Kader Unggul, MPKSDI Gelar Rakornas 24-26 Oktober di UMS
Bachtiar Dwi Kurniawan, Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2025 pada 24-26 Oktober di Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Sebanyak 200 peserta dari seluruh Indonesia akan berkumpul untuk membahas transformasi sistem perkaderan Muhammadiyah menghadapi tantangan era digital dan Society 5.0.

Rakornas yang mengusung tema "Muhammadiyah 2050: Profil Kader Islam Berkemajuan di Era Society 5.0" ini menjadi ruang strategis untuk mereformasi sistem perkaderan yang adaptif terhadap kecerdasan buatan (AI), dunia virtual, dan tantangan global lainnya.

Bachtiar Dwi Kurniawan, Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah, menegaskan pentingnya transformasi ini.

"Muhammadiyah dulu, sekarang, dan 2050 jelas berbeda. Tantangan Society 5.0 menuntut kader yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi masyarakat," tegas Bachtiar dalam siaran pers, Senin (20/10).

Tiga pilar utama reformasi yang akan dibahas dalam Rakornas meliputi: Reformasi Sistem Perkaderan Muhammadiyah (SPM) - Penyusunan model kaderisasi baru menjawab cetak biru Muhammadiyah 2050, Penguatan Database Kader Digital - Pembangunan bank data kader terintegrasi dengan nomor induk kader unik, dan Sekolah Kader Berbasis Masyarakat - Pengembangan sekolah kader yang fokus pada kebutuhan lokal, inklusif, dan humanis.

"Sistem lama sudah tidak relevan di era AI dan media sosial. Kita butuh model baru untuk mencetak kader yang adaptif 10–30 tahun ke depan," jelas Bachtiar.

Rakornas ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi program, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan kader dari Sabang sampai Merauke, sekaligus menyusun cetak biru kader berkemajuan untuk mewujudkan visi Muhammadiyah 2050 yang humanis dan inovatif.