Sinergi Petugas dan Jemaah Jadi Kunci Kelancaran Layanan Konsumsi Haji di Madinah
TVMU.TV - Kelancaran layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia di Madinah selama musim haji 1447 Hijriah mendapat apresiasi dari petugas. Keberhasilan pelayanan tersebut dinilai tidak lepas dari kerja sama yang baik antara petugas dan jemaah yang aktif memberikan masukan terkait kualitas makanan maupun proses distribusi.
Petugas Haji Layanan Konsumsi Sektor 5 Madinah, Windarti, mengatakan berbagai masukan dari jemaah menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas layanan selama operasional haji berlangsung.
"Alhamdulillah, pelayanan tugas dan fungsi konsumsi di Sektor 5 bisa berjalan dengan lancar. Ini berkat kerja sama antara petugas konsumsi dengan jemaah juga. Jemaah sering memberikan masukan kepada kami, terutama soal koreksi rasa makanan," kata Windarti.
Menurutnya, setiap masukan yang diterima langsung ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama pihak dapur penyedia katering maupun Daerah Kerja (Daker) Madinah agar perbaikan dapat dilakukan secepat mungkin.
"Biasanya masukan itu langsung kami sampaikan ke dapur atau ke daker. Keesokan harinya, Insya Allah rasa makanan tersebut sudah terkoreksi atau mengalami perbaikan," ujarnya.
Windarti mengungkapkan, mayoritas jemaah memberikan tanggapan positif terhadap layanan konsumsi yang disediakan selama berada di Madinah. Bahkan, tidak sedikit jemaah yang menyampaikan apresiasi terhadap cita rasa makanan maupun keramahan petugas.
"Jemaah menyampaikan sendiri bahwa rasa makanan di Madinah ini bagus dan enak. Selain itu, mereka juga mengatakan petugas konsumsi ramah dan sangat membantu jemaah," katanya.
Selain memastikan kualitas makanan, petugas juga memberikan layanan khusus bagi jemaah yang mengalami kendala mobilitas. Makanan diantarkan langsung ke kamar hotel bagi jemaah yang kesulitan mengambil konsumsi secara mandiri.
"Bahkan kami membawakan makanan tersebut ke kamarnya jika jemaah memang kesulitan atau terdapat kendala untuk mengambil di lantai M hotel," ujarnya.
Ia menambahkan, proses distribusi makanan selama ini berlangsung tertib berkat kedisiplinan jemaah dalam mengikuti arahan petugas, termasuk saat antrean pengambilan makanan cukup padat.
"Alhamdulillah, jemaah tertib ketika kami meminta mereka sabar mengantre. Terkadang sembilan rombongan datang bersamaan, namun jemaah tetap mengikuti instruksi petugas untuk antre sesuai urutan kedatangan," katanya.
Menjelang berakhirnya layanan di Madinah, Windarti mengimbau jemaah untuk terus menjalin komunikasi dengan petugas apabila menemukan kendala terkait konsumsi. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci agar pelayanan dapat terus ditingkatkan.
"Kami petugas konsumsi insya Allah selalu siap melayani jemaah. Jika ada makanan yang terlambat datang, kami mohon kesabarannya. Bila ada rasa yang tidak sesuai, kami mohon masukannya. Jadi kita komunikasi saja kalau soal konsumsi," ujar Windarti.
Pelayanan konsumsi merupakan salah satu layanan utama dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. Evaluasi dan perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui masukan jemaah diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan serta kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. (FA-MCH 2026)