UM Gresik Terjunkan Mahasiswa KKN Reguler di Jetis dan Dawarblandong Mojokerto

UM Gresik Terjunkan Mahasiswa KKN Reguler di Jetis dan Dawarblandong Mojokerto
UM Gresik membuka pelaksanaan KKN Reguler di Kabupaten Mojokerto. Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) kembali mengimplementasikan komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan secara resmi membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler di Kabupaten Mojokerto. Ratusan mahasiswa dari berbagai program studi akan diterjunkan di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Jetis dan Kecamatan Dawarblandong.

Kegiatan pembukaan yang dihadiri oleh jajaran kampus dan perangkat desa setempat ini menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan masyarakat.

Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UM Gresik, Yudhi Arifani, dalam sambutannya menegaskan bahwa KKN adalah wujud nyata dari Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Ia berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi mampu menjadi mitra yang aktif.

"Mahasiswa diharapkan tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi mampu menjadi mitra masyarakat dalam mengidentifikasi permasalahan dan menghadirkan solusi yang kontekstual dan berkelanjutan," ungkap Yudhi.

Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat UM Gresik, Awang Setiawan Wicaksono, menjelaskan bahwa program KKN kali ini dirancang berbasis potensi dan kebutuhan spesifik desa. Tujuannya adalah menciptakan dampak nyata di bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"KKN menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan sosial, kemampuan komunikasi, serta kerja kolaboratif bersama masyarakat desa," jelas Awang.

Kehadiran Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan perangkat desa dalam pembukaan ini menjadi simbol kolaborasi yang kuat. Melalui KKN ini, UM Gresik berharap para mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa ilmu, nilai-nilai keislaman, dan kemuhammadiyahan, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan desa di Mojokerto.