UM Palembang Perkuat SDM Kesehatan Lewat Beasiswa Profesi Dokter

UM Palembang Perkuat SDM Kesehatan Lewat Beasiswa Profesi Dokter
Wakil Rektor III Eko Ariyanto, Wakil Rektor IV Suroso PR, serta Dekan Fakultas Kedokteran Liza Chairani menyerahkan beasiswa kepada kepada Adinda Puspitasari, Rabu (1/4/2026). Foto: UM Palembang.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan unggul melalui pemberian beasiswa penuh kepada mahasiswa Program Pendidikan Profesi Dokter. Beasiswa tersebut diberikan kepada Adinda Puspitasari, Rabu (1/4/2026).

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Rektor berlangsung di Ruang Pimpinan Fakultas Kedokteran, Gedung KH Ahmad Dahlan Lantai 3, dan dihadiri jajaran pimpinan kampus, di antaranya Wakil Rektor III Eko Ariyanto, Wakil Rektor IV Suroso PR, serta Dekan Fakultas Kedokteran Liza Chairani.

Dekan Fakultas Kedokteran, Liza Chairani menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi kampus untuk mendukung mahasiswa berprestasi dalam menyelesaikan pendidikan profesi dokter.

“Beasiswa ini mencakup pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama empat semester penuh di Program Pendidikan Profesi Dokter. Ini adalah bentuk investasi kampus kepada mahasiswa yang memiliki potensi besar untuk berkembang dan memberikan kontribusi nyata di dunia kesehatan,” ujarnya.

Beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa angkatan ke-6 yang dinilai memiliki capaian akademik, rekam jejak, serta kontribusi yang unggul. Namun, penerima beasiswa juga diwajibkan menjalani pengabdian selama dua tahun di Amal Usaha Kesehatan Muhammadiyah, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Wakil Rektor III, Eko Ariyanto menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan objektif, sehingga hanya kandidat terbaik yang terpilih.

“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga amanah. Adinda Puspitasari adalah hasil dari proses seleksi yang objektif dan kompetitif. Kami berharap beasiswa ini bisa menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik secara akademik maupun non-akademik,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian studi tepat waktu, mengingat pendidikan profesi dokter memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

Selain itu, kampus membuka peluang lanjutan bagi penerima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis, magister, hingga doktoral melalui berbagai skema dukungan pendidikan.

Sementara itu, Wakil Rektor IV, Suroso PR menyebut program beasiswa ini sebagai bagian dari misi sosial Muhammadiyah yang berlandaskan nilai Teologi Al-Ma’un.

“Pemberian beasiswa ini tidak lepas dari nilai-nilai Teologi Al-Ma’un yang menjadi landasan gerakan Muhammadiyah. Ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap sesama, sekaligus investasi jangka panjang dalam pembangunan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Adinda Puspitasari dinilai tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan non-akademik, kepemimpinan, dan sosial. Hal tersebut menjadi faktor penting dalam proses seleksi.

Melalui program ini, UM Palembang berharap dapat melahirkan dokter yang kompeten, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat terhadap pengabdian masyarakat, sejalan dengan kebutuhan pembangunan kesehatan nasional.