UMJ Lepas 1.176 Wisudawan, Rektor Soroti Pentingnya Integritas
TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mewisuda 1.176 lulusan pada Wisuda Periode I Tahun 2026 yang digelar di Auditorium KH Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendekia UMJ, Sabtu (23/5/2026). Prosesi wisuda dilaksanakan dalam dua sesi dan mencakup program doktor, magister, spesialis, sarjana, hingga diploma tiga.
Pada sesi kedua, UMJ meluluskan 586 wisudawan dari Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Pertanian (FTan), serta Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK). Sementara sesi pertama sebelumnya diikuti 590 wisudawan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Fakultas Agama Islam, Fakultas Kesehatan Masyarakat, serta Sekolah Pascasarjana.
Secara keseluruhan, wisudawan terdiri atas 26 lulusan program doktor, 239 magister, 28 spesialis, 882 sarjana, dan satu lulusan diploma tiga. Wisuda ini merupakan wisuda Program Doktor ke-14, Magister ke-52, Program Spesialis ke-8, Sarjana ke-83, dan Diploma Tiga UMJ.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMJ, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas capaian akademik yang diraih. Ia menegaskan wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan awal memasuki dunia profesional dan pengabdian kepada masyarakat.
“Wisuda menjadi momentum dan tonggak awal saudara sekalian meniti langkah baru dalam karir profesional masing-masing. Kami tentu berharap saudara sekalian dapat menjadi bagian dari generasi bangsa yang berkontribusi nyata dalam menyelesaikan berbagai macam problematika yang ada di tanah air kita,” ujar Abdul Mu’ti yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia serta Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., turut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda tersebut. Ia menekankan pentingnya integritas di tengah perkembangan dunia pendidikan dan persaingan global.
“Indonesia cukup banyak orang pintar tapi yang berintegritas masih dipertanyakan. Maka di usia 70 tahun Muhammadiyah, kami terus mencoba membangun UMJ dan tidak henti-hentinya kami terus menorehkan prestasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., menilai UMJ konsisten melahirkan lulusan unggul dan berdaya saing. Ia menegaskan pentingnya memadukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai moral dan akhlak.
“Mesin bisa memproses data dengan sangat cepat, lalu ada hal yang tidak dimiliki oleh mesin yaitu keimanan, empati, akhlak, dan di sini lah letak keunggulan sejati UMJ,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, wisudawan terbaik Fakultas Pertanian, Danka Rahmadina Talogo, turut membagikan pengalamannya selama kuliah di UMJ. Ia mengaku sempat merasa khawatir terhadap potensi diskriminasi karena kondisi fisiknya, namun mendapatkan lingkungan kampus yang suportif.
“Ketika saya memilih UMJ awalnya ada rasa takut, seperti adanya bullying, adanya diskriminasi terhadap fisik yang saya miliki, tetapi saat saya mengikuti rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) saya merasa seluruh panitia dan teman-teman menerima saya, tanpa melihat saya dari sisi fisik,” ujarnya.
Selain itu, Kepala Kejaksaan Negeri Binjai sekaligus alumni Fakultas Hukum UMJ, Dr. Iwan Setiawan, S.H., M.Hum., memberikan motivasi kepada para wisudawan agar siap menghadapi tantangan dunia kerja.
“Selamat bergabung di dunia nyata, siap-siap kecewa, bekerja keras, dan bahagia,” tutupnya.