Unismuh Makassar Buka Kursus Bahasa Mandarin, Perkuat Kompetensi Global Mahasiswa dan Masyarakat

Unismuh Makassar Buka Kursus Bahasa Mandarin, Perkuat Kompetensi Global Mahasiswa dan Masyarakat
Acara pembukaan program kursus Bahasa Mandarin di Lontara Meeting Room Unismuh Makassar, Kamis (21/5). Foto: Unismuh Makassar.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) resmi membuka program kursus Bahasa Mandarin melalui Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Bahasa (LP2B) Unismuh Makassar sebagai upaya memperkuat kompetensi bahasa asing mahasiswa dan masyarakat umum di tengah tuntutan globalisasi.

Program tersebut dibuka di Lontara Meeting Room Unismuh Makassar, Kamis (21/5), dan menjadi bagian dari strategi kampus dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia di bidang pendidikan, bisnis, dan industri internasional.

Kursus Bahasa Mandarin ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Kantor Layanan Kerja Sama dan Urusan Internasional (LKUI) Unismuh Makassar dengan INTACT BASE Surabaya. Program kemudian dikembangkan bersama LP2B untuk memperluas layanan pendidikan bahasa asing di lingkungan kampus.

Ketua LKUI Unismuh Makassar, Maharida, mengatakan program tersebut sejalan dengan langkah internasionalisasi kampus dan penguatan kompetensi global civitas akademika.

“Kursus Bahasa Mandarin ini merupakan program yang sangat positif dalam mendukung pengembangan kemampuan bahasa asing dan memperluas jejaring internasional. Kami mendukung penuh kegiatan ini agar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi peserta,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LP2B Unismuh Makassar, Sulfasyah, menilai penguasaan bahasa asing kini menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya persaingan global.

“Program kursus Bahasa Mandarin ini merupakan langkah positif dalam memperluas kompetensi bahasa asing peserta. Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan INTACT BASE Surabaya sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Program kursus ini diikuti tidak hanya oleh mahasiswa Unismuh Makassar, tetapi juga guru dan masyarakat umum yang ingin meningkatkan kemampuan Bahasa Mandarin.

Menurut Firman selaku penyelenggara program, tingginya minat peserta menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap penguasaan bahasa asing semakin meningkat.

“Antusiasme peserta cukup tinggi karena kursus ini terbuka bagi berbagai kalangan. Tidak hanya mahasiswa, tetapi juga para guru dan masyarakat umum turut bergabung untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing mereka,” jelasnya.

Ia menambahkan, program pembelajaran didukung tenaga pengajar profesional yang memiliki kompetensi dan pengalaman akademik di bidang Bahasa Mandarin.

Kursus akan berlangsung selama tiga bulan dengan total 24 kali pertemuan. Materi pembelajaran disusun secara bertahap mulai dari pengenalan dasar hingga kemampuan praktis Bahasa Mandarin yang dapat diterapkan dalam dunia kerja maupun akademik.

Melalui program tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi internasional, memperluas wawasan budaya, serta memperkuat daya saing di era globalisasi.

Selain itu, pihak LKUI Unismuh Makassar memastikan kerja sama dengan INTACT BASE Surabaya akan terus dikembangkan melalui berbagai program pelatihan dan pembelajaran bahasa internasional lainnya.