UMS Gelar Malibujari 2026 Sambut Calon Wisudawan dari Dalam dan Luar Negeri

UMS Gelar Malibujari 2026 Sambut Calon Wisudawan dari Dalam dan Luar Negeri
UMS menggelar Malibujari 2026 di Auditorium Mohammad Djazman, Kampus 1 UMS, Kamis (2/4/2026) malam. Foto: UMS.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Malibujari 2026 sebagai bentuk apresiasi bagi calon wisudawan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Mohammad Djazman, Kampus 1 UMS, Kamis (2/4/2026) malam.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., bersama jajaran pimpinan universitas menyambut langsung para calon wisudawan beserta orang tua mereka. Dalam sambutannya, Harun menyampaikan terima kasih kepada keluarga yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di UMS.

Ia juga menegaskan komitmen kampus dalam terus mengembangkan kualitas pendidikan melalui penambahan program studi dari jenjang sarjana hingga doktoral.

“UMS terus bertransformasi secara progresif dan berkelanjutan untuk menjadi kampus yang memberi arah perubahan,” ujar Harun.

Kegiatan Malibujari menjadi ajang kebersamaan lintas budaya yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang. Selain dari berbagai wilayah di Indonesia, peserta juga berasal dari sejumlah negara seperti Mesir, Bangladesh, Fiji, dan Madagaskar.

Salah satu calon wisudawan internasional, Mariam Ahmad Hamza Serour Elbanna dari Program Studi Magister Hukum asal Mesir, mengungkapkan pengalamannya selama menempuh pendidikan di UMS.

“Dosen-dosen sangat membantu, begitu juga universitas, terutama international office yang banyak membantu saya selama kuliah di UMS. Saya tahu keluarga saya jauh di sana, tapi mereka pasti bangga saya bisa menyelesaikan studi di sini. Terima kasih UMS untuk segala kemudahan selama saya kuliah,” ungkap Mariam.

Kesan serupa juga disampaikan Taqwa Ziyan Maulana, calon wisudawan Program Studi Sarjana Kedokteran asal Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Ia menilai UMS bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang membangun relasi dan menentukan masa depan.

“UMS adalah rumah saya, UMS tempat saya merajut ukhuah, menemukan arah dan langkah untuk masa depan,” ujar Taqwa.

Apresiasi juga datang dari orang tua calon wisudawan. Sayuti, orang tua mahasiswa asal Riau, menyampaikan kepuasannya terhadap kualitas pendidikan dan fasilitas yang diberikan UMS. Ia bahkan berencana melanjutkan pendidikan anaknya ke jenjang profesi di kampus tersebut.

Selama kegiatan, calon wisudawan dan orang tua diberikan ruang untuk menyampaikan pesan dan kesan secara langsung kepada pimpinan universitas. Interaksi ini menjadi sarana mempererat hubungan antara kampus dengan mahasiswa serta keluarga.

Acara Malibujari ditutup dengan jamuan makan malam dan hiburan dari My UMS Band Reborn yang menambah suasana hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat identitas UMS sebagai kampus yang inklusif dan berorientasi global.