UMJ Kembali Wisuda 1.306 Lulusan

UMJ menggelar Wisuda Program Doktor ke-10, Magister ke-48, Spesialis ke-5, Sarjana ke-79, dan Diploma Tiga di Gedung Cendekia UMJ, Kamis, (30/5).

UMJ Kembali Wisuda 1.306 Lulusan
UMJ menggelar Wisuda Program Doktor ke-10, Magister ke-48, Spesialis ke-5, Sarjana ke-79, dan Diploma Tiga di Gedung Cendekia UMJ, Kamis, (30/5). Foto: Tangkap layar YouTube tvMu.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar Wisuda Program Doktor ke-10, Magister ke-48, Spesialis ke-5, Sarjana ke-79, dan Diploma Tiga di Gedung Cendekia UMJ, Kamis, (30/5).

Dihadapan 1.306 mahasiswa yang diwisuda, Rektor UMJ Ma’mun Murod menyampaikan, wisuda kali ini digelar untuk pertama kalinya usai menerima predikat Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Akreditasi Unggul menjadi kebanggaan bukan hanya jajaran pimpinan UMJ saja, tetapi juga untuk wisudawan termasuk orang tua. Dengan status ini, keberadaan UMJ sejajar dengan universitas swasta dan negeri terakreditasi Unggul di Indonesia,” ujarnya.

Menurut rektor, nilai tawar akreditasi Unggul untuk lulusan UMJ di dunia kerja akan lebih baik, dan dapat digunakan dengan semestinya. Ma’mun berkomitmen UMJ setelah meraih akreditasi unggul, jajaran pimpinan kampus akan terus memperbaiki UMJ dan terus menaikkan derajat lebih tinggi lagi.

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMJAbdul Mu’ti berpesan kepada wisudawan untuk selalu bersyukur atas pencapaian yang telah diukir. Sebab dengan ijazah dari kampus berpredikat Unggul, para lulusan tidak perlu menunggu lama terjun di dunia kerja.

Lalu, Wakil Bendahara Majelis Pendidikan Tinggi Penelitan dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah Muhammad Muchlas Rowi mendorong  lulusan UMJ untuk meningkatkan keterampilan melalui magang, pelatihan, maupun kursus. Terlebih mengenai kemampuan berbahasa asing karena persaingan tidak lagi antar sesama warga negara, tetapi dunia.

“Kemajuan teknologi mengharuskan lulusan meningkatkan keterampilan agar tetap relevan dan hal itu tidak cukup hanya dengan pendidikan formal,” ungkapnya.

Dia pun mengimbau pada lulusan UMJ agar mengedepankan akhlak menjadi bagian penting yang perlu dijaga, di samping meningkatkan keterampilan.

Saksikan Wisuda Universitas Muhammadiyah Jakarta Sesi I