Mahasiswa UMJ Kampanyekan Pelestarian Air Lewat Fotografi di Embung Jagakarsa

Mahasiswa UMJ Kampanyekan Pelestarian Air Lewat Fotografi di Embung Jagakarsa
Mahasiswa Ilmu Komunikasi konsentrasi Public Relations UMJ, Indira Dwi Kusumawardani dan Faiha Alya Nur Isnaini, menginisiasi kampanye pelestarian sumber daya air melalui kegiatan Potret Air Kita di Embung Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2026). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Mahasiswa Ilmu Komunikasi konsentrasi Public Relations Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Indira Dwi Kusumawardani dan Faiha Alya Nur Isnaini, menginisiasi kampanye pelestarian sumber daya air melalui kegiatan Potret Air Kita di Embung Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari tugas akhir karya aplikatif keduanya dalam mengembangkan kampanye #JagaAirKita. Melalui pendekatan fotografi, mereka mengajak mahasiswa, komunitas, dan masyarakat umum mengenal fungsi ruang terbuka biru (RTB) serta meningkatkan kepedulian terhadap keberlanjutan sumber daya air di Jakarta.

Dalam pelaksanaannya, kedua mahasiswa UMJ berkolaborasi dengan Sobat Air Jakarta di bawah naungan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini juga memanfaatkan momentum Lomba Foto #RTBnyaJakarta 2026 Seri ke-4, yang diselenggarakan Sobat Air Jakarta bersama komunitas PotoPotoKota dan Halofoto App.

Kampanye #JagaAirKita dengan Pendekatan Kreatif

Potret Air Kita dirancang untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga sumber daya air melalui aktivitas yang dekat dengan minat anak muda. Fotografi dipilih sebagai medium untuk mengajak peserta mengamati lingkungan, mengenali fungsi embung, sekaligus mengabadikan berbagai sudut dan aktivitas di sekitarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi berbagi bersama Sobat Air Jakarta mengenai keberadaan Embung Jagakarsa sebagai salah satu ruang terbuka biru di Jakarta. Selanjutnya, komunitas PotoPotoKota memberikan materi teknik dasar fotografi luar ruang.

Peserta kemudian mengikuti sesi hunting foto untuk memotret kondisi lingkungan, aktivitas warga, dan daya tarik Embung Jagakarsa. Hasil foto tersebut juga diharapkan dapat diikutsertakan dalam Lomba Foto #RTBnyaJakarta.

Public Engagement Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Ravi Ramadhan, menilai kegiatan tersebut dapat memperkenalkan Embung Jagakarsa kepada masyarakat yang belum banyak mengeksplorasi kawasan itu.

“Ketika teman-teman datang dari luar, jadi semakin eksis bahwa Embung Jagakarsa merupakan salah satu embung di Jakarta Selatan dengan fungsi sebagai pengendali banjir dan juga banyak aktivitas warga. Senang juga kegiatan ini lumayan banyak partisipannya. Kemudian mereka tertarik untuk foto-foto karena ini hal yang baru juga, banyak yang bisa dieksplor,” ujarnya.

Menurut Ravi, kegiatan semacam ini dapat membantu masyarakat melihat Embung Jagakarsa bukan hanya sebagai lokasi aktivitas, tetapi juga infrastruktur yang memiliki fungsi dalam pengendalian banjir.

Kolaborasi Mahasiswa UMJ dan Komunitas

Keterlibatan berbagai pihak menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan Potret Air Kita. Head Public Relations & Event Sobat Air Jakarta, Tarsisius Handaru Cahyo Putro, menyebut kolaborasi dapat memperkaya sudut pandang dalam kegiatan edukasi publik.

“Sangat menarik karena Sobat Air Jakarta bisa berelasi dengan ragam kolaborator dan setiap kegiatan jadi jauh lebih berwarna. Sudut pandang yang diberikan bukan hanya dari kita saja, tapi juga dari sudut pandang setiap kolaborator,” ungkapnya.

Founder komunitas PotoPotoKota, Gede Hindhu Septiawan, juga melihat ruang terbuka biru sebagai objek yang menarik untuk dieksplorasi melalui fotografi.

“Acaranya seru banget, pastinya bakal berkesan buat teman-teman yang ikutan. Ruang terbuka biru itu sangat menarik dan sekarang ada banyak banget di sekitar kita. Salah satu spot menarik dari sisi fotografi untuk teman-teman mengambil momen, aktivitas, atau keindahan dari RTB,” ujarnya.

Salah satu penggagas kegiatan, Faiha Alya Nur Isnaini, mengatakan kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk menyalurkan minat fotografi, tetapi juga mendorong pemahaman tentang pentingnya menjaga sumber daya air.

“Kegiatannya berlangsung seru dan alhamdulillah mendapat respons positif dari para peserta. Suasananya juga terasa interaktif terlihat dari beberapa peserta aktif mengajukan pertanyaan dan terlibat dalam diskusi. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk menyalurkan minat fotografi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih jauh pentingnya keberlanjutan sumber daya air Jakarta,” jelasnya.

Sementara itu, Indira Dwi Kusumawardani menyampaikan bahwa peserta berasal dari sejumlah perguruan tinggi, komunitas fotografi, dan masyarakat umum. Mahasiswa yang hadir antara lain berasal dari UMJ, Universitas Pancasila, Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta, dan Universitas Indonesia.

“Alhamdulillah event ini bisa berjalan dengan lancar dan peserta terlihat aktif. Peserta kami sendiri juga berasal dari beberapa mahasiswa UMJ, Universitas Pancasila, Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta, Universitas Indonesia, dan lainnya. Selain itu, terdapat juga peserta dari komunitas fotografi, seperti Instanusantara Jakarta, Doss Community, Jejak Visual, Hayomoto, Mari Memotret, serta masyarakat umum yang memiliki minat yang sama,” tutupnya.

Melalui Potret Air Kita, Indira dan Faiha berharap kampanye #JagaAirKita dapat memperluas keterlibatan anak muda dan masyarakat dalam isu pelestarian sumber daya air. Inisiatif ini sekaligus menunjukkan bagaimana karya aplikatif mahasiswa dapat menjadi sarana komunikasi publik yang menghubungkan kreativitas dengan kepedulian terhadap lingkungan.