UMJ Perkuat Pembinaan Penerima KIP Kuliah Lewat Monev
TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menggelar kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Pembinaan (Monev) bagi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah angkatan 2022, 2023, dan 2024.
Kegiatan ini berlangsung di Auditorium KH. Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendekia UMJ, Selasa (30/12/2025), sebagai agenda tahunan yang wajib diikuti seluruh penerima KIP Kuliah.
Pelaksanaan monev tahun ini menjadi yang kedua setelah ujian semester, dengan tujuan memastikan program KIP Kuliah berjalan sesuai ketentuan dan memberi dampak nyata bagi pengembangan akademik maupun karakter mahasiswa.
Wakil Rektor IV UMJ, Septa Candra menegaskan bahwa monev dan pembinaan merupakan kewajiban bagi seluruh penerima KIP Kuliah. Menurutnya, program ini tidak hanya soal bantuan biaya pendidikan, tetapi juga tanggung jawab untuk menyelesaikan studi tepat waktu.
“Jika tidak selesai tepat waktu, maka KIP Kuliahnya juga harus dihentikan. Karena sudah dibiayai oleh negara, ada kewajiban yang harus dipenuhi. Program KIP ini disiapkan untuk membentuk generasi emas Indonesia,” tegas Septa.
Ia juga mengingatkan agar dana KIP Kuliah dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Uang saku yang diterima mahasiswa harus digunakan untuk menunjang kebutuhan perkuliahan, bukan semata-mata untuk keperluan di luar akademik.
“Penerima KIP adalah orang-orang terpilih. Kalian harus menunjukkan kelebihan masing-masing, tidak hanya lulus tepat waktu dan IPK tinggi, tetapi juga memiliki soft skill,” ujarnya.
Lebih lanjut, Septa menyampaikan bahwa mahasiswa penerima KIP Kuliah di UMJ diwajibkan aktif dalam organisasi kemahasiswaan maupun ortom, mengikuti program Direktorat Kemahasiswaan seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), meraih minimal satu prestasi setiap tahun—baik akademik maupun nonakademik—serta berperan sebagai duta promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMJ.
Sementara itu, Direktur PMB UMJ, Djoni Gunanto, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 1.300 mahasiswa UMJ yang menerima KIP Kuliah. Menurutnya, para penerima merupakan mahasiswa terbaik yang mendapat kepercayaan negara untuk menempuh pendidikan tinggi.
“Saya berpesan agar pemanfaatan KIP dilakukan secara bijak dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan mahasiswa lain, mengingat kuota KIP sangat terbatas,” kata Djoni.
Kegiatan monev ini turut dihadiri sejumlah pimpinan fakultas, di antaranya Wakil Dekan I FAI UMJ Hadiyan, Wakil Dekan Fakultas Pertanian UMJ Ade Sumiahadi, Wakil Dekan I FISIP UMJ Lusi Andriyani, serta Wakil Dekan FKM UMJ Munaya Fauziah.
Kehadiran para pimpinan fakultas menegaskan komitmen UMJ dalam mengawal keberhasilan studi dan pembinaan karakter mahasiswa penerima KIP Kuliah.