UMP Gelar ISCONEX 2026, Mahasiswa dari Berbagai Institusi Pamerkan Inovasi Kesehatan Berbasis Teknologi
TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menggelar 3rd ISCONEX (UMP International Health Sciences Student Competition, Innovation & Exhibition) 2026 sebagai ajang kompetisi, pameran inovasi, dan seminar ilmiah bagi mahasiswa bidang kesehatan. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Aula Syamsuhadi Irsyad, Lantai 10 UMP, Kamis (18/6/2026), diikuti 65 peserta dari berbagai institusi di Indonesia dan luar negeri.
Mengusung tema “Discovering Global Health Innovation, Advancing Human-Centered Technology for Sustainable Future”, ISCONEX 2026 menjadi wadah kolaborasi untuk mendorong lahirnya inovasi kesehatan yang memadukan kemajuan teknologi, nilai kemanusiaan, dan prinsip keberlanjutan.
Ketua Panitia ISCONEX 2026, Fani Susanto, S.Tr.Rad., M.Tr.Kes., mengatakan tema yang diangkat mencerminkan komitmen UMP dalam menghadirkan inovasi kesehatan yang berdampak bagi masyarakat.
“ISCONEX tahun ini mengusung tema ‘Discovering Global Health Innovation, Advancing Human-Centered Technology for Sustainable Future.’ Tema ini mencerminkan komitmen kuat kami untuk mempromosikan inovasi kesehatan yang mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan keadilan dan keberlanjutan,” ujarnya.
Menurut Fani, penyelenggaraan ISCONEX juga menjadi ruang kolaborasi antarperguruan tinggi dan komunitas internasional dalam mengembangkan solusi di bidang kesehatan.
“Ini adalah salah satu bentuk pameran inovasi internasional dan kami sangat mengapresiasi partisipasi dari 65 peserta yang hadir,” tuturnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan, termasuk Professor Anna Bianco, Vice-Chancellor for Human-Centered Technology, para mitra internasional, sponsor, serta berbagai institusi yang terlibat dalam penyelenggaraan ISCONEX 2026.
Sementara itu, Wakil Rektor I UMP, Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan sektor kesehatan.
“Ini adalah acara yang bergengsi. Banyak dari kita, terutama para pemimpin muda, harus terlibat dalam kesehatan dan ilmu pengetahuan. Ini adalah salah satu tempat terbaik untuk melakukannya,” ujarnya.
Saefurrohman menilai perkembangan teknologi membuka peluang besar untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kesehatan, mulai dari sistem pengingat konsumsi obat hingga kemudahan akses layanan kesehatan berbasis digital.
Ia optimistis mahasiswa mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kompetisi semacam ISCONEX menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, memperkuat jejaring internasional, dan menghasilkan solusi yang aplikatif.
Di akhir sambutannya, Saefurrohman mengingatkan bahwa nilai utama kompetisi bukan hanya kemenangan, melainkan pengalaman belajar, kolaborasi, dan pertukaran gagasan antarpeserta.
Selain kompetisi dan pameran inovasi, ISCONEX 2026 juga menghadirkan seminar ilmiah yang menghadirkan dua narasumber di bidang kesehatan dan teknologi. Seminar tersebut memberikan wawasan mengenai perkembangan terbaru inovasi kesehatan global sekaligus memperkuat kapasitas peserta dalam menghadapi tantangan sektor kesehatan di masa depan.
Melalui penyelenggaraan ISCONEX untuk ketiga kalinya, UMP menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang mendorong pengembangan riset, inovasi, dan kolaborasi internasional guna mencetak sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan kesehatan global melalui teknologi yang berorientasi pada kemanusiaan.