UMS Jajaki Kerja Sama Pendidikan Internasional dengan Angkatan Darat Kerajaan Thailand

UMS Jajaki Kerja Sama Pendidikan Internasional dengan Angkatan Darat Kerajaan Thailand
UMS menerima kunjungan delegasi Angkatan Darat Kerajaan Thailand (Royal Thai Army) yang dipimpin Mayor Jenderal Sorawoot Chaiyabutr, Kamis (8/1/2026). Foto: UMS.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan delegasi Angkatan Darat Kerajaan Thailand (Royal Thai Army) yang dipimpin Mayor Jenderal Sorawoot Chaiyabutr, Kamis (8/1/2026). Kunjungan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama pendidikan internasional, khususnya bagi personel dan keluarga militer muslim Thailand.

Rombongan Royal Thai Army disambut jajaran pimpinan UMS di Ruang Sidang Rektorat, Gedung Induk Siti Walidah. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang studi di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana, magister, doktor, hingga program pelatihan jangka pendek.

Wakil Rektor UMS Bidang Riset, Inovasi, Reputasi, Dampak, Kemitraan, dan Urusan Internasional, Prof. Supriyono, menyatakan kesiapan UMS menjadi mitra strategis dalam pengembangan sumber daya manusia militer Thailand. Ia menjelaskan bahwa UMS memiliki sekitar 35.000 mahasiswa, termasuk lebih dari 200 mahasiswa internasional, serta telah terakreditasi unggul.

Menurut Supriyono, hubungan UMS dengan Thailand telah terjalin sejak 2009, terutama dengan wilayah Thailand Selatan. Mahasiswa asal Yala, Narathiwat, dan Pattani yang menempuh studi di UMS kini turut berperan aktif dalam memperluas jejaring dan rekrutmen mahasiswa baru.

“UMS sangat terbuka menerima mahasiswa dari Royal Thai Army di berbagai program studi, mulai kesehatan, teknik, hukum, ekonomi, hingga pendidikan, baik S1, S2, maupun S3,” ujar Supriyono.

Mayor Jenderal Sorawoot Chaiyabutr menyampaikan apresiasi atas kontribusi UMS dalam mendidik mahasiswa asal Thailand Selatan. Ia menjelaskan bahwa Royal Thai Army tengah mengembangkan program fasilitasi pendidikan luar negeri bagi keluarga militer muslim dengan mempertimbangkan aspek keamanan, mutu akademik, dan kedekatan budaya.

Dia juga menegaskan komitmen pihaknya untuk memperkuat jejaring kerja sama pendidikan antara Royal Thai Army, UMS, Muhammadiyah, serta institusi pendidikan di Thailand Selatan.

Senada dengan itu, Atase Angkatan Darat Kerajaan Thailand di Jakarta, Kolonel Supakarn Jindawat, menyatakan ketertarikan untuk menjajaki skema beasiswa, penetapan kuota khusus bagi mahasiswa militer, serta mekanisme penerimaan mahasiswa internasional di UMS.

Menanggapi hal tersebut, Kasubdit Hospitalitas Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS, Wijianto, menjelaskan bahwa UMS membuka peluang kerja sama institusional melalui penyusunan nota kesepahaman yang lebih spesifik, termasuk pengaturan kuota dan dukungan biaya pendidikan.

Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif. Kedua pihak sepakat menindaklanjuti pembahasan teknis sebagai landasan kerja sama resmi yang diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan pendidikan bilateral, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia muslim Thailand.