8 Ciri Perempuan Berkemajuan
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyebutkan, delapan perempuan berkemajuan. Adapun ciri-ciri tersebut sebagai berikut:
TVMU.TV - Gerakan perempuan berkemajuan sudah mengakar di organisasi pergerakan perempuan Islam tertua di Indonesia, ‘Aisyiyah.
Sementara peran perempuan berkemajuan di 'Aisyiyah tentu tidak dapat dilepaskan dari Muhammadiyah yang berlandaskan Islam berkemajuan.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyebutkan, terdapat delapan ciri perempuan berkemajuan.
Hal itu disampaikannya dalam acara Tasyakur Milad ke-105 'Aisyiyah dan Halal Bihalal di Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Kamis (19/5). Adapun ciri-ciri tersebut sebagai berikut:
Pertama, berpaham Islam Berkemajuan. Maksud hal ini yaitu menjadikan Islam sebagai agama yang membangun peradaban seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah, Islam yang mencerahkan semesta. Selain itu, menjadikan Al Qur’an dan Sunnah sebagai rujukan dengan tetap melakukan ijtihad.
Kedua, bercita-cita membangun masyarakat terbaik. Masyarakat terbaik adalah yang memberi kebaikan pada semua, tidak terbatas pada golongan agama, suku, ras dan lainnya.
Ketiga, bermisi dakwah dan Tajdid yang mencerahkan. Makna bermisi dakwah dan Tajdid di sini adalah mengeluarkan keterjeratan manusia dari kegelapan, kebodohan, keterbelakangan menuju keadaan terang-tercerahkan.
Empat, menjunjung tinggi dan memuliakan martabat manusia, baik laki-laki maupun perempuan tanpa diskriminasi.
“Usaha kita membangun kesetaraan merupakan kebaikan yang lahir dari ilahi. Dan pesan langit ini bersifat transeden. Kita sebagai laki-laki tidak boleh merendahkan, mendzalimi perempuan. Bahkan Allah mengangkat derajat kaum perempuan,” jelas Haedar.
Kelima, membangun keluarga sakinah menuju peradaban utama. Keluarga adalah sistem mendasar dari komunitas dan peradaban besar seperti bangsa, nasionalisme dan kemanusiaan semesta.
Kenam, gerakan perempuan Islam berkemajuan harus menguasai IPTEK dan berpemikiran maju.
“Kami percaya bahwa Indonesia akan maju jaya dan bersaing dengan bangsa lain ketika kita menguasai IPTEK dan berpikiran maju”. ujar Haedar.
Ketujuh, harus mampu mengembangkan sumber daya insani sebagai khalifatullah fil ardh. Sebagai pemimpin yang penuh cinta dan berkemajuan, perempuan dan semua berkewajiban mendidik generasi yang akan datang dengan cinta, sehingga menjadi generasi penerus yang quro ta ‘ayun.
Terakhir adalah proaktif dalam membangun peradaban dan kemanusiaan semesta. Pada konteks ini Muhammadiyah-Aisyiyah telah melakukan kemajuan, membangun karya-karya untuk peradaban, dan mendasarkan gerakan atas pemikiran yang berkemajuan.
Ikuti berita tentang Muhammadiyah dan Aisyiyah lainnya di Google News. Subscribe juga channel YouTube tvMu Channel dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung. Cerdas Mencerahkan.