Abdul Mu’ti Dorong Sekolah Muhammadiyah Lebih Inovatif dan Kompetitif

Abdul Mu’ti Dorong Sekolah Muhammadiyah Lebih Inovatif dan Kompetitif
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang juga Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa seluruh lembaga pendidikan Muhammadiyah harus terus berinovasi dan melahirkan berbagai terobosan sebagai wujud nyata semangat tajdid atau pembaruan yang menjadi identitas Persyarikatan Muhammadiyah.

Pesan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat menghadiri Silaturahmi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat di Pontianak, Rabu (24/6/2026). Menurutnya, lembaga pendidikan Muhammadiyah tidak boleh berjalan secara stagnan di tengah perubahan zaman dan semakin ketatnya persaingan dunia pendidikan.

“Muhammadiyah itu gerakan tajdid atau pembaruan. Karena itu harus mampu melahirkan berbagai terobosan dan memberikan nilai tambah bagi kemajuan pendidikan. Menurut saya, itu menjadi sebuah keharusan karena Muhammadiyah merupakan gerakan pembaruan Islam untuk kemajuan,” ujarnya.

Abdul Mu’ti mengatakan, Muhammadiyah selama ini dikenal sebagai pelopor pendidikan Islam modern di Indonesia. Namun, di balik berbagai capaian tersebut, masih terdapat tantangan berupa ketimpangan kualitas dan daya saing antar lembaga pendidikan Muhammadiyah di berbagai daerah.

Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah sekolah Muhammadiyah yang mengalami kelebihan peminat hingga tidak mampu menampung seluruh calon peserta didik. Di sisi lain, masih ada sekolah yang menghadapi persoalan keterbatasan jumlah siswa dan perkembangan institusi yang belum optimal.

“Ada sekolah-sekolah Muhammadiyah yang sangat maju, bahkan jumlah peminatnya melebihi kapasitas yang tersedia. Tetapi kita juga harus jujur bahwa masih ada sekolah yang kurang berkembang dan kekurangan murid. Ini adalah fakta yang harus kita hadapi bersama,” katanya.

Menurut Abdul Mu’ti, kondisi tersebut juga terjadi pada sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA). Karena itu, diperlukan langkah bersama untuk mengurangi kesenjangan kualitas agar seluruh institusi pendidikan Muhammadiyah mampu berkembang secara merata dan memberikan layanan pendidikan terbaik kepada masyarakat.

Ia menegaskan, peningkatan mutu harus menjadi agenda utama seluruh lembaga pendidikan Muhammadiyah, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Dengan demikian, Muhammadiyah dapat terus mempertahankan perannya sebagai salah satu penyelenggara pendidikan terbesar dan berpengaruh di Indonesia.

Selain sektor pendidikan, Abdul Mu’ti mendorong peningkatan kualitas layanan di seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk bidang kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat. Menurutnya, semangat pembaruan harus tercermin dalam seluruh aktivitas Persyarikatan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat luas.

Dalam kapasitasnya sebagai Mendikdasmen, Abdul Mu’ti juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam membangun pendidikan nasional. Ia menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan organisasi masyarakat, termasuk Muhammadiyah, guna meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.

Menurutnya, kemajuan pendidikan tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.