Abdul Mu’ti Resmikan Gedung Baru SD Muhammadiyah 15 Surabaya
TVMU.TV - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., meresmikan gedung baru SD Muhammadiyah 15 Surabaya (Perguruan Muhammadiyah Wiyung) yang berlokasi di Jalan Mastrip 174, Kota Surabaya, Sabtu (7/2/2026).
Peresmian tersebut sekaligus menandai dukungan terhadap pembangunan Gedung II sekolah yang dibangun secara mandiri melalui kolaborasi pihak sekolah bersama masyarakat.
“Peresmian gedung II, SD Muhammadiyah 15 Surabaya, diharapkan memperkuat sarana pembelajaran. Agar siswa dapat belajar dengan aman, nyaman, dan penuh semangat,” tutur Abdul Mu’ti dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surabaya, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wiyung, kepala sekolah, serta masyarakat yang mendukung pembangunan gedung dua lantai tersebut. Pembangunan ini merupakan bagian dari rencana pengembangan gedung hingga lima lantai.
Ia menekankan pentingnya fasilitas pendidikan yang layak agar sekolah mampu menjadi “rumah kedua” bagi anak-anak, tidak hanya dalam proses belajar, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kepercayaan diri, serta kemampuan intelektual dan spiritual.
“Sekolah adalah rumah kedua vagi anak-anak. Kami menyoroti pentingnya pendampingan sosial dan spiritual oleh guru, orang tua, dan masyarakat. Guna menciptakan budaya sekolah yang aman dan nyaman. Kami berkomitmen memberikan dukungan sesuai kewenangan, termasuk bantuan pendidikan dan sosial bagi keluarga yang membutuhkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 15 Surabaya, Mationo, M.A., menjelaskan bahwa gedung baru tersebut memiliki luas sekitar 2.500 meter persegi dan dirancang untuk dibangun hingga lima lantai.
“Saat ini, lantai satu dan dua telah digunakan. Sementara lantai tiga hingga lima, masih dalam tahap penyelesaian. Pembangunan dilakukan melalui dukungan komite sekolah, masyarakat, serta kerja sama pembiayaan dengan perbankan,” ujarnya.
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wiyung Surabaya menambahkan bahwa pembangunan gedung telah berlangsung sejak 2018 hingga 2026. Ke depan, gedung tersebut diproyeksikan mampu menampung lebih banyak siswa, dengan rata-rata enam ruang kelas di setiap lantai.
“Peresmian gedung menjadi simbol kolaborasi pemerintah, organisasi masyarakat, dan warga dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan lingkungan belajar yang inklusif di Surabaya,” pungkasnya.