Hilman Latief Ajak Warga Muhammadiyah Perkuat Ruh Perjuangan dan Ketahanan Organisasi
TVMU.TV - Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hilman Latief mengajak seluruh warga Persyarikatan untuk terus menjaga ruh perjuangan Muhammadiyah sekaligus memperkuat ketahanan organisasi agar mampu menjawab tantangan zaman secara berkelanjutan.
Pesan tersebut disampaikan Hilman saat menjadi narasumber dalam kegiatan Hari Bermuhammadiyah yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Matraman di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Hilman, kekuatan Muhammadiyah tidak hanya ditentukan oleh bertambahnya amal usaha atau berdirinya gedung-gedung baru, tetapi terutama oleh terjaganya semangat dakwah, pengabdian, dan kaderisasi yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
“Muhammadiyah akan terus kuat apabila ruh perjuangan, semangat berkhidmat, dan kaderisasinya tetap hidup di tengah warga Persyarikatan,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Hilman mengulas kembali substansi Risalah Islam Berkemajuan yang menempatkan Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah, tajdid (pembaruan), ilmu, dan amal. Menurutnya, empat pilar tersebut menjadi fondasi Muhammadiyah dalam menghadirkan Islam yang mencerahkan melalui pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan literasi keagamaan, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Selain penguatan ideologi, Hilman menekankan pentingnya membangun organisasi yang tangguh melalui tata kelola keuangan yang sehat, transparan, dan berkelanjutan. Di tengah dinamika sosial dan ekonomi, kata dia, Muhammadiyah dituntut semakin profesional dalam mengelola sumber daya serta memastikan keberlanjutan program-program Persyarikatan.
Ia menilai efisiensi penyelenggaraan kegiatan, pengelolaan keuangan yang akuntabel, serta perencanaan jangka panjang menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian organisasi.
Dalam kesempatan itu, Hilman juga memaparkan sejumlah program strategis yang tengah dikembangkan PP Muhammadiyah. Program tersebut meliputi pengembangan perumahan bagi warga Muhammadiyah melalui kolaborasi dengan perbankan syariah dan pemerintah, penyusunan skema jaminan hari tua bagi guru dan pegawai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta pengembangan kawasan pemakaman Muhammadiyah yang dikelola secara profesional sebagai bagian dari pelayanan sosial Persyarikatan.
Di bidang pendidikan, Hilman menegaskan bahwa sekolah serta Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) harus terus menjadi motor pembaruan dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan.
Karena itu, ia mendorong seluruh pimpinan Muhammadiyah di berbagai tingkatan untuk menjaga keberlangsungan sekaligus meningkatkan mutu lembaga pendidikan agar tetap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara.
Melalui kegiatan Hari Bermuhammadiyah, PP Muhammadiyah berharap semangat berkhidmat, kaderisasi, dan tata kelola organisasi yang profesional terus menguat sehingga Persyarikatan mampu menjaga perannya sebagai gerakan Islam berkemajuan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.