Abdul Mu'ti Soroti Fenomena Fatherless Nation
TVMU.TV - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, menyoroti fenomena fatherless nation atau bangsa tanpa ayah sebagai tantangan serius bagi pembentukan karakter generasi muda.
Dalam Puncak Milad IGABA ke-28 di Lamongan, Sabtu (18/10), Mu'ti menjelaskan fenomena ini terjadi dalam dua bentuk.
Pertama, anak-anak yang hidup dalam keluarga single parent. Kedua, anak ini punya ayah, sang istri juga punya suami. Tetapi sang ayah dan suaminya tidak pernah mengurusi istri dan anaknya.
Lebih jauh, Mu'ti memperluas konsep fatherless nation ke tingkat negara. Menurutnya, fenomena ini juga mencerminkan kondisi negara yang miskin teladan dari pemimpinnya.
"Oleh karena itu ketika kita berbicara pendidikan anak usia dini, peran ibu sangat penting. Tetapi peran ayah juga tidak kalah pentingnya. Inilah yang menjadi tantangan kita saat ini," ungkapnya.
Mu'ti menekankan bahwa fenomena ini bukan hanya terjadi di perkotaan, tetapi juga melanda daerah perdesaan. Perubahan struktur keluarga akibat perkembangan ekonomi dan sosial, menurutnya, memerlukan solusi sistematis.
Sebagai solusi, Mu'ti menekankan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk mengatasi dampak sosial dari perubahan struktur keluarga.
Pemerintah, tegasnya, berkomitmen mendukung pengembangan PAUD sebagai bagian dari strategi membangun generasi unggul meski di tengah tantangan fatherless nation.