Ahmad Dahlan Rais Ungkap Kunci Muhammadiyah Bertahan hingga 113 Tahun

Ahmad Dahlan Rais Ungkap Kunci Muhammadiyah Bertahan hingga 113 Tahun
Ketua PP Muhammadiyah, Ahmad Dahlan Rais/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Perkembangan Muhammadiyah di wilayah minoritas muslim ternyata menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Temuan itu mengemuka setelah Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) menggelar regional meeting di sembilan titik.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ahmad Dahlan Rais, saat membuka CRM Award dan Expo VI 2025 di Banjarmasin, Kamis (13/11).

Dalam acara yang mengusung tema “Memakmurkan Masjid, Menghebatkan Cabang Ranting” ini, Dahlan menyoroti secara khusus perkembangan Muhammadiyah di Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang dinilai memiliki pusat-pusat keunggulan.

Ia mencontohkan kemajuan yang tampak di Universitas Muhammadiyah Kupang, Maumere, hingga Sorong.

“Saya pernah ke Maumere di sana tumbuh subur dan juga kemudian di Sorong itu ada dua Universitas Muhammadiyah yaitu UNIMA dan UNIMUDA,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Dahlan juga menjelaskan alasan Muhammadiyah tetap bertumbuh dan memberi manfaat meski telah memasuki usia 113 tahun.

Dia menegaskan bahwa kekuatan Muhammadiyah terletak pada kemampuannya menghadirkan kemaslahatan di mana pun organisasi ini berada.

Tak hanya di Indonesia, Muhammadiyah pun berkembang secara global melalui keberadaan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) serta amal usaha yang beroperasi di berbagai negara.

Dahlan menyebut salah satu contohnya adalah Muhammadiyah Australia College (MAC) yang mayoritas siswanya berasal dari berbagai negara, sementara siswa Indonesia hanya sekitar 15 persen.

“Di Malaysia kita punya UMAM ya Universiti Muhammadiyah Malaysia. Meskipun belum membanggakan betul tapi kehadirannya telah ada dan kalau dengan kerja keras barangkali juga akan tumbuh subur,” tuturnya.

Selain itu, Dahlan menegaskan bahwa kunci keberlanjutan Persyarikatan Muhammadiyah adalah manfaat yang diberikan kepada masyarakat. Ia mengutip Surat Ar-Ra’d ayat 17 sebagai landasan nilai tersebut:

وَأَمَّا مَا يَنفَعُ ٱلنَّاسَ فَيَمْكُثُ فِى ٱلْأَرْضِ
“Adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi,…..”

Menurutnya, kebermanfaatan adalah jalan menuju keberlangsungan. Karena itu, Dahlan meyakini Muhammadiyah akan tetap berdiri kuat dan berkembang hingga berabad-abad ke depan.