PP Muhammadiyah Dorong Cabang dan Ranting Perbanyak Silaturahmi Nonformal
TVMU.TV - Pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah diminta tidak hanya mengandalkan pertemuan formal dalam rapat, tetapi juga memperbanyak silaturahmi nonformal untuk memperkuat kebersamaan organisasi.
Seruan tersebut disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Jamaluddin Ahmad, dalam kegiatan di Ponorogo, Jawa Timur, Ahad (29/3/2026).
“Saya selaku LPCRPM mengajak pada teman-teman LPCR se-Indonesia dan cabang ranting jangan hanya ketemu ketika rapat, tapi bertemulah sering-sering bertemulah di luar rapat namanya silaturahim,” katanya.
Menurut Jamaluddin, di tengah perkembangan era digital yang mendorong interaksi serba virtual, pertemuan fisik tetap memiliki peran penting dalam membangun kohesi dan rasa memiliki di lingkungan organisasi.
Ia menilai, kecenderungan generasi saat ini yang semakin individualistis membuat interaksi langsung kian berkurang, sehingga perlu diimbangi dengan aktivitas silaturahmi yang intens.
Sebagai akademisi berlatar belakang psikologi, Jamaluddin menegaskan bahwa silaturahmi tidak hanya memperkuat persaudaraan, tetapi juga berdampak pada kebahagiaan individu.
“Kedekatan atau kohesivitas yang terbangun karena sering ngobrol itu jauh lebih besar, dibanding perkaderan-perkaderan formal,” ungkapnya.
Ia mengingatkan agar jaringan Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting tidak menjadi kering akibat minimnya interaksi langsung. Karena itu, kegiatan nonformal perlu diperbanyak sebagai pelengkap agenda formal organisasi.
Penguatan jaringan melalui silaturahmi, lanjutnya, juga telah dicontohkan oleh pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan, yang membangun jejaring luas melalui kunjungan dan interaksi langsung dengan tokoh-tokoh nasional.
Dengan memperkuat silaturahmi, Muhammadiyah diharapkan mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas gerakan dakwah di tengah dinamika masyarakat modern.