Aplikasi ANECMA, Inovasi Digital UMS dan Puskesmas Gilingan Perangi Anemia pada Ibu Hamil

Aplikasi ANECMA, Inovasi Digital UMS dan Puskesmas Gilingan Perangi Anemia pada Ibu Hamil
Sosialisasi dan pelatihan aplikasi ANECMA. Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Dalam upaya memerangi anemia pada ibu hamil, Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (KESMAS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalin kolaborasi strategis dengan Puskesmas Gilingan. Kerja sama ini diwujudkan melalui pemanfaatan aplikasi kesehatan digital bernama ANECMA, yang berfungsi sebagai media edukasi dan pemantauan kesehatan ibu hamil.

Program pengabdian masyarakat yang dipimpin oleh Izzatul Arifah selaku dosen Prodi Kesehatan Masyarakat UMS, ini mengembangkan ANECMA untuk menjadi solusi digital. Aplikasi ini membantu ibu hamil mengingat konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), memahami risiko anemia, kebutuhan gizi, serta langkah pencegahan yang tepat. ANECMA juga dirancang untuk mendukung kinerja tenaga kesehatan dalam melakukan edukasi dan pemantauan berkelanjutan.

"Rangkaian kerja sama antara Tim Pengabdian KESMAS UMS dan Puskesmas Gilingan meliputi sosialisasi penggunaan ANECMA kepada tenaga kesehatan dalam lokakarya di Puskesmas Gilingan," papar Izzatul saat diwawancarai Kamis (18/12).

Ia menjelaskan bahwa aplikasi ini juga diintegrasikan dalam layanan Antenatal Care (ANC), di mana bidan mengarahkan ibu hamil, terutama yang berisiko anemia tinggi, untuk menggunakannya.

Edukasi juga diberikan langsung kepada calon ibu dan suami mereka di Aula Kelurahan Gilingan. Kegiatan ini mencakup pemahaman tentang anemia, upaya pencegahan, peran dukungan suami, serta pelatihan penggunaan aplikasi ANECMA.

"Salah satu tantangan utama dalam pencegahan anemia adalah kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi TTD secara rutin setiap hari. Kehadiran ANECMA dinilai menjadi solusi digital yang efektif karena dilengkapi dengan fitur pengingat," tegas Izzatul.

Di sisi lain, aplikasi ini memberikan manfaat besar bagi tenaga kesehatan sebagai alat bantu edukasi, intervensi dini, dan pemantauan ibu hamil berisiko.

Kolaborasi ini disambut antusias oleh Puskesmas Gilingan dan bahkan diangkat menjadi bagian dari program inovasi puskesmas bertajuk BUNDA MILA (Ibu Hamil Aman, Sehat, dan Bahagia). Inovasi ini turut diikutsertakan dalam Lomba Gelar Inovasi Perangkat Daerah Kota Surakarta 2025 dan berhasil membawa Puskesmas Gilingan masuk dalam nominasi 10 besar inovasi terbaik.

“Kami bekerja sama dengan Prodi KESMAS UMS untuk memanfaatkan aplikasi ini karena selain memantau anemia, ANECMA juga memantau status gizi ibu hamil dan menyediakan panduan serta video edukasi,” ungkap salah satu bidan Puskesmas Gilingan.

Tantangan ke depan adalah memastikan keteraturan ibu hamil dalam mengisi data harian di aplikasi. Untuk mengatasinya, Puskesmas Gilingan bersama KESMAS UMS berkomitmen memperkuat peran tenaga kesehatan di lapangan melalui pemantauan berkala, guna mencocokkan data digital dengan kondisi pasien secara nyata.