Dosen Uhamka Emaridial Ulza Berikan Kuliah Tamu di Sofia University Bulgaria
Dosen Uhamka, Emaridial Ulza memberikan kuliah tamu di Sofia University, Bulgaria pada Jumat (24/11) waktu Indonesia.
TVMU.TV - Dosen Uhamka, Emaridial Ulza memberikan kuliah tamu di Sofia University, Bulgaria pada Jumat (24/11) waktu Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Center for Eastern Languages and Cultures yang diikuti oleh mahasiswa dari Program Studi South, East, and Southeast Asian Studies.
Pada kesempatan itu, Emaridial Ulza menjelaskan budaya, politik, dan pendidikan di Indonesia kepada para mahasiswa tersebut. Mereka tampak antusias mendengarkan paparan dari Emaridial Ulza.
Selain itu, ia juga menyampaikan bagaimana kekayaan budaya Indonesia tentang keanekaragaman budaya, tradisi, dan adat istiadat yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari orang Indonesia, mulai dari tarian tradisional hingga seni rupa.
Kemudian, Emaridial Ulza menjelaskan dinamika politik di Indonesia, termasuk sistem demokrasi dan pemilihan umum. Dia juga menggarisbawahi peran Indonesia dalam politik regional dan global serta isu-isu penting yang tengah berlangsung di dunia.
Salah satu momen paling penting dalam kuliah tamu ini adalah ketika dirinya menyampaikan tentang bahasa Indonesia.
Emaridial Ulza menyampaikan bahwa bahasa Indonesia baru-baru ini diakui sebagai salah satu dari 10 bahasa dalam sidang UNESCO bersama dengan bahasa-bahasa dunia lainnya.
“Bahasa Indonesia baru saja diakui oleh UNESCO sebagai salah satu dari sepuluh bahasa resmi di dunia, sebuah prestasi yang membanggakan. Hal ini menandakan bahasa Indonesia mempunyai peran penting sebagai penghubung ribuan etnik dan menjadi penyatu kebudayaan antar bangsa serta siap untuk mendunia,” ujarnya.
Pada akhir kuliah tamu tersebut, Emaridial Ulza mengajak mahasiswa Sofia University untuk kuliah di Indonesia. Dia menjelaskan bahwa Indonesia menawarkan pengalaman pendidikan yang berharga dengan berbagai program studi yang relevan, serta kesempatan untuk merasakan langsung kehidupan dan budaya Indonesia.
“Untuk Muhammadiyah sendiri, kami memiliki 171 universitas yang tersebar di seluruh Indonesia dan 1 di Malaysia, bukan hanya universitas kami memiliki sekolah, rumah sakit, dan panti asuhan, anda bisa memilih dimana akan belajar tentang Asian Studies dengan pengalaman budaya di Indonesia secara langsung dan memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan dengan negara lain,” ungkap Ulza.
VIDEO: Sidang Terbuka Senat Uhamka