FK Uhamka Lantik Dokter Muda, Rektor Tekankan Pentingnya Menjaga Janji Profesi
TVMU.TV - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka) melaksanakan Pelantikan dan Pembacaan Janji Dokter Muda bagi mahasiswa Program Studi Kedokteran di Ahava Hall, Senin (31/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi salah satu tahapan penting bagi mahasiswa kedokteran sebelum menjalani pendidikan klinik atau koas di rumah sakit. Selain menandai kesiapan memasuki fase pendidikan klinik, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menanamkan tanggung jawab, integritas, dan komitmen dalam menjalankan profesi kedokteran.
Kegiatan dihadiri Rektor Uhamka Prof. Gunawan Suryoputro, Dekan FK Uhamka Hafidz Muhammad Prodjokusumo, Wakil Dekan I FK Uhamka Bety Semara Lakhsmi, Wakil Dekan III FK Uhamka Izza Rahman, Ketua Komkordik Rumah Sakit Pendidikan Utama, Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi, Dewi Martalena, serta sejumlah pemangku kepentingan.
Rektor Uhamka Ingatkan Perjalanan Menjadi Dokter Tidak Mudah
Rektor Uhamka Prof. Gunawan Suryoputro mengatakan perjalanan mahasiswa untuk menempuh pendidikan kedokteran bukanlah proses yang mudah. Tahapan tersebut dimulai sejak seleksi mahasiswa baru, proses pembelajaran, berbagai evaluasi dan ujian, hingga Program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau Pelatihan Bela Negara.
Memasuki tahap pendidikan klinik, Gunawan meminta para mahasiswa tetap menjaga kesehatan dan memegang teguh janji yang telah diucapkan.
“Saya meyakini para orang tua juga tidak perlu was-was ketika menjalani koas di rumah sakit. InsyaAllah akan tepat waktu untuk melakukan pelafalan sumpah. Saya meyakini, jika sepuluh janjinya dijaga dan selalu sehat maka akan datang kesuksesan,” tutur Prof. Gunawan.
Pesan tersebut menempatkan janji dokter muda bukan sekadar bagian dari seremoni akademik, tetapi sebagai komitmen yang perlu dijaga selama mahasiswa menjalani proses pendidikan hingga memasuki dunia profesi.
Sementara itu, Dekan FK Uhamka Hafidz Muhammad Prodjokusumo mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi berbagai tantangan selama pendidikan klinik.
Ia meminta mahasiswa tetap mengingat doa dan dukungan orang tua serta bimbingan para dosen sebagai bekal menghadapi proses pendidikan yang tidak selalu mudah.
“Jadilah diri sendiri, selalu berupaya menjaga kesehatan dan menjadi orang baik. Serta harus tetap menjadi mahasiswa FK Uhamka yang selalu dibanggakan para dosen maupun orang tua,” ujar Hafidz.
Bekal Menuju Pendidikan Klinik
Pelantikan dan pembacaan janji dokter muda menjadi bagian dari proses FK Uhamka dalam mempersiapkan calon tenaga kesehatan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab terhadap masyarakat.
Tahapan pendidikan klinik akan mempertemukan mahasiswa dengan lingkungan pelayanan kesehatan secara langsung. Karena itu, kesiapan pengetahuan, keterampilan, etika, kesehatan fisik, serta kemampuan berkomunikasi menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka menuju profesi dokter.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, khususnya melalui penguatan kualitas pendidikan tenaga kesehatan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Dengan memasuki fase pendidikan klinik, para dokter muda Uhamka diharapkan mampu menjaga nama baik almamater sekaligus membangun karakter profesional yang berorientasi pada keselamatan dan pelayanan pasien.