FK UMP Perkuat Ekosistem Kedokteran Herbal Lewat Medico Fair 2026

FK UMP Perkuat Ekosistem Kedokteran Herbal Lewat Medico Fair 2026
FK UMP menggelar Medico Fair 2026 dalam rangka memperingati Milad ke-13 fakultas, Kamis (25/6/2026). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FK UMP) menggelar Medico Fair 2026 dalam rangka memperingati Milad ke-13 fakultas pada Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang penguatan pengembangan ilmu kedokteran berbasis herbal melalui beragam agenda, mulai dari peluncuran angkatan baru mahasiswa, lomba kreasi jamu, pameran inovasi herbal, hingga pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kampus.

Dekan Fakultas Kedokteran UMP, Dr. dr. M. Mansur Romi, S.U., PA(K), mengatakan peringatan Milad ke-13 tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi merupakan bagian dari strategi fakultas dalam memperkuat jejaring internasional di bidang herbal.

“Perayaan Milad ke-13 ini merupakan bagian dari agenda Road to International Herbal Medicine Conference (IHMC) 2. Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pengaplikasian visi herbal Fakultas Kedokteran UMP terus kami dorong hingga tingkat internasional.”

Menurutnya, FK UMP berkomitmen menjadikan pengembangan ilmu herbal tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mendapat pengakuan global melalui kolaborasi, riset, dan forum ilmiah internasional.

Sementara itu, Wakil Dekan III FK UMP, Dr. dr. Muhammad Fadhol Romdhoni, M.Si., menjelaskan Medico Fair merupakan bagian dari upaya memperkenalkan keunggulan Fakultas Kedokteran UMP dalam bidang kedokteran herbal kepada masyarakat.

“Pada Milad ke-13 ini kami mengemas berbagai kegiatan dalam Medico Fair. Selain launching Angkatan 125 sebagai angkatan termuda di FK UMP, kami juga menggandeng UMKM sekitar kampus dan menyelenggarakan lomba kreasi jamu yang diikuti mahasiswa dari berbagai angkatan. Kegiatan ini sejalan dengan visi Fakultas Kedokteran UMP yang unggul di bidang herbal,” ujarnya.

Fadhol menuturkan, FK UMP telah membangun ekosistem pengembangan herbal yang terintegrasi, mulai dari pemanfaatan sumber daya tanaman obat, dukungan tenaga ahli, hingga pengembangan produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Melalui Medico Fair, fakultas juga ingin meningkatkan minat calon mahasiswa terhadap program studi kedokteran berbasis herbal.

Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa, UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian dari strategi penguatan pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang saling terintegrasi.

Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, memberikan apresiasi atas perkembangan Fakultas Kedokteran UMP yang dinilainya mampu mencatatkan berbagai prestasi meski usianya masih relatif muda.

“Saya menyampaikan selamat Milad ke-13 Fakultas Kedokteran UMP. Di usia yang belum terlalu lama, FK UMP telah menunjukkan prestasi yang luar biasa. Banyak perguruan tinggi dari berbagai daerah datang ke UMP untuk belajar dan mendapatkan pembinaan dari Fakultas Kedokteran. Ini menunjukkan bahwa FK UMP memiliki kualitas dan daya tarik yang sangat baik,” kata Rektor.

Menurutnya, konsistensi FK UMP menjadikan herbal sebagai bidang unggulan merupakan langkah strategis yang selaras dengan potensi kekayaan hayati Indonesia. Inovasi yang ditampilkan dalam Medico Fair diyakini akan semakin memperkuat reputasi fakultas di tingkat nasional maupun internasional.

Rektor juga menilai keberhasilan FK UMP menjaga mutu pendidikan, menghasilkan lulusan berkualitas, serta mempertahankan capaian yang baik dalam uji kompetensi menjadi indikator penting kualitas institusi. Ia optimistis FK UMP akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor kesehatan nasional.

Melalui Medico Fair 2026, Fakultas Kedokteran UMP menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pendidikan kedokteran berbasis herbal yang inovatif, memperkuat kolaborasi akademik, serta memperluas kiprah di tingkat internasional melalui penyelenggaraan International Herbal Medicine Conference (IHMC) ke-2.