Haedar Nashir Ajak Seluruh Institusi Muhammadiyah Galang Donasi untuk Penyintas Bencana Sumatra

Haedar Nashir Ajak Seluruh Institusi Muhammadiyah Galang Donasi untuk Penyintas Bencana Sumatra
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir saat menghadiri kegiatan di UMS, Sabtu (13/12). Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh institusi Muhammadiyah dalam penggalangan donasi bagi penyintas bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan di UMS, Sabtu (13/12).

Haedar menyampaikan bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab masjid Muhammadiyah, tetapi juga seluruh unsur persyarikatan, termasuk amal usaha dan lembaga pendidikan. Menurutnya, semangat berbagi harus menjangkau lapisan yang lebih luas agar bantuan dapat tersalurkan secara optimal.

“Semuanya (institusi Muhammadiyah) sehingga nanti untuk Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara dan di tempat lain. Sebagaimana edaran PP Muhammadiyah,” ujar Haedar.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya PP Muhammadiyah telah mengeluarkan edaran khusus kepada Masjid Muhammadiyah untuk menyalurkan infak salat Jumat bagi para penyintas bencana. Namun, Haedar menilai perlu ada perluasan sasaran donasi agar partisipasi warga persyarikatan semakin inklusif.

“Tapi kan ibu-ibu tidak salat Jumat. Nah, yang tidak salat Jumat di tempat-tempat lain untuk berbagi,” katanya.

Haedar juga mengungkapkan bahwa sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) telah lebih dulu bergerak menggalang donasi sebagai wujud solidaritas kemanusiaan. Langkah tersebut dinilainya sebagai contoh konkret peran institusi pendidikan dalam merespons krisis kemanusiaan.

Di tengah situasi bencana yang melanda sejumlah wilayah, Haedar menekankan pentingnya memperkuat soliditas dan kepedulian sosial. Menurutnya, bencana tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus direspons dengan aksi nyata.

“Mari kita mengulurkan bantuan untuk saudara-saudara kita, mau lewat apa pun sehingga ada semangat berbagi. Jangan hanya membahas banjir tanpa ada kepedulian,” tegasnya.

Ajakan Haedar Nashir ini sekaligus menegaskan posisi Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang aktif hadir dalam kerja-kerja kemanusiaan, serta mendorong seluruh elemen persyarikatan untuk terus menumbuhkan solidaritas di tengah masyarakat terdampak bencana.