Haedar Nashir Minta Masyarakat Waspada untuk Tidak Terpengaruh Hal-hal yang Berujung Kekerasan
TVMU.TV - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir bersama pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam diundang Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8) untuk memberikan sejumlah masukan terkait situasi yang terjadi saat ini.
Haedar mengapresiasi Presiden Prabowo yang sangat terbuka atas segala masukan dari para ormas Islam.
“Kami selama 3 jam tadi dengan berdialog dan kami juga memberi masukan dan pandangan Pak Presiden begitu terbuka," kata Haedar dalam tayangan YouTube Setpres, Sabtu (30/8).
"Dan kami punya pandangan yang sama bahwa kita, kekuatan ormas Islam sebagai kekuatan yang punya sejarah yang panjang di Republik ini dalam kemerdekaan dan pasca kemerdekaan memahami betul, menghayati betul bahwa persatuan keutuhan dan masa depan bangsa itu perlu kita jaga bersama," tambahnya.
Haedar berharap masyarakat memaknai demokrasi yang lebih jernih, serta memanfaatkan proses demokrasi yang penuh tanggung jawab.
“Kami memahami demokrasi dan aspirasi, tetapi hendaknya dan kami yakin seluruh rakyat Indonesia dapat memanfaatkan demokrasi itu dengan penuh pertanggungjawaban keadaban," ujarnya.
Selain itu, ia meminta masyarakat waspada untuk tidak terpengaruh dengan hal-hal yang berujung kekerasan. Menurutnya, kekerasan hanya akan merusak keutuhan bangsa.
“Dan mewaspadai tidak terkontaminasi oleh hal-hal yang membawa pada kekerasan dan perbuatan-perbuatan yang meruntuhkan keutuhan dan kesatuan bangsa Indonesia," ujar Haedar.