Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani Semarang, Perkuat Dakwah Kesehatan Muhammadiyah

Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani Semarang, Perkuat Dakwah Kesehatan Muhammadiyah
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, meresmikan Gedung Ibrahim Tower milik RS Roemani Muhammadiyah Semarang, Rabu (20/5/2026). Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, meresmikan Gedung Ibrahim Tower milik RS Roemani Muhammadiyah Semarang, Rabu (20/5/2026).

Peresmian gedung setinggi 13 lantai tersebut menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan Muhammadiyah sekaligus pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang kesehatan.

Dalam sambutannya, Haedar menyampaikan apresiasi atas selesainya pembangunan gedung baru tersebut. Ia berharap RS Roemani Muhammadiyah terus mendapat kepercayaan masyarakat dan menjadi bagian dari dakwah pelayanan kesehatan yang membawa manfaat luas bagi umat.

“Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan selamat atas selesainya pembangunan gedung ini sekaligus atas penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan. Mudah-mudahan rumah sakit ini terus memperoleh kepercayaan dan dicintai masyarakat,” ujar Haedar.

Ia menjelaskan, rumah sakit Muhammadiyah tidak hanya berfungsi sebagai institusi layanan medis, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan dakwah dan pengabdian sosial Persyarikatan.

Menurut Haedar, istilah Amal Usaha Muhammadiyah memiliki makna filosofis yang memadukan dimensi spiritual dan kerja nyata dalam kehidupan sosial.

“Amal itu dimensi langit, sedangkan usaha itu dimensi bumi atau duniawi. Maka menyatunya keduanya itulah yang menjadi amal usaha,” katanya.

Haedar juga mengutip Surah An-Nahl ayat 97 yang menegaskan pentingnya amal saleh yang disertai iman sebagai fondasi kehidupan yang baik.

“Iman itu selalu memberi kita jiwa untuk hidup yang bersifat filosofis. Dari mana kita datang, untuk apa kita hidup, dan apa tujuannya,” ungkapnya.

Usai peresmian, Haedar menegaskan Muhammadiyah akan terus memperkuat kontribusi dalam pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia. Menurutnya, peningkatan kualitas kesehatan menjadi faktor penting bagi kemajuan pendidikan, penanganan stunting, hingga pengendalian penyakit menular dan tidak menular.

“Bangsa ini masih memerlukan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat karena akan berpengaruh terhadap tingkat pendidikan, penanganan stunting, serta penyakit menular maupun tidak menular,” ujarnya.

Ia juga menyoroti semangat kemandirian yang menjadi dasar pembangunan Ibrahim Tower. Gedung tersebut dibangun secara mandiri oleh RS Roemani Muhammadiyah sebagai bagian dari tradisi kemandirian Muhammadiyah dalam mengembangkan amal usaha.

“Nah, hampir seluruh rumah sakit dan amal usaha kita dibangun dengan semangat kemandirian itu,” katanya.

Meski mengedepankan kemandirian, Haedar menegaskan Muhammadiyah tetap membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen bangsa dalam membangun sektor kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Mari kita bawa Indonesia menjadi bangsa yang berjaya, bermartabat, maju, dan menuju peradaban yang tinggi,” pungkasnya.