Haedar Nashir Terima Silaturahmi Syawalan Ketua MPR Ahmad Muzani

Haedar Nashir Terima Silaturahmi Syawalan Ketua MPR Ahmad Muzani
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menerima kunjungan silaturahmi Syawalan Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, di kediamannya di Peleman, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad (6/4/2026) malam. Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menerima kunjungan silaturahmi Syawalan Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, di kediamannya di Peleman, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad (6/4/2026) malam.

Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu berlangsung hangat dan membahas berbagai isu strategis, mulai dari kondisi geopolitik global, pembangunan bangsa, hingga peran Muhammadiyah dalam memperkuat sektor sosial dan ekonomi.

Dalam pertemuan tersebut, Haedar menekankan pentingnya persatuan nasional sebagai modal menghadapi dinamika global yang tidak menentu, termasuk komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

“Kami percaya bahwa Presiden Prabowo dengan semangat konstitusional dan menjaga kedaulatan Indonesia akan membawa Indonesia pada prinsip-prinsip kemerdekaan, keadilan, dan keadaban atau kemanusiaan yang beradab di dalam membawa orientasi politik global, termasuk membela Palestina,” katanya.

Selain itu, Haedar bersama istrinya yang juga Anggota PP ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, memaparkan perkembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi. Pengembangan tersebut disebut berakar dari nilai Al-Ma’un yang digagas Ahmad Dahlan.

Haedar juga menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Muhammadiyah concern tetap di situ, ditambah dengan kekuatan dan membangun ekonomi,” ujarnya.

Ia turut mengapresiasi kehadiran Ahmad Muzani sebagai bentuk kedekatan pemimpin dengan masyarakat.

“Mereka apresiasi sekali bahwa para elit di negeri ini seperti disampaikan oleh Pak Muzani dan dicontohkan, itu memang memerlukan keteladanan dan kehadiran para tokohnya untuk membersamai rakyat,” ungkapnya.

Usai pertemuan, Muzani diajak meninjau Kantor Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tamantirto Utara serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ‘Aisyiyah 1 sebagai bagian dari kontribusi sosial Muhammadiyah di tingkat akar rumput.

Haedar menegaskan bahwa Muhammadiyah terus mengedepankan prinsip kemandirian melalui penguatan berbagai sektor serta kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat.

“Kami punya prinsip kemandirian itu membangun dan memobilisasi seluruh potensi yang kita miliki lewat pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan pemberdayaan masyarakat untuk terus bekerja sama dengan semua pihak,” tuturnya.

Sementara itu, Ahmad Muzani mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam pembangunan nasional dan menilai keselarasan pandangan kedua pihak menjadi modal penting dalam menjaga persatuan bangsa.

“Tadi kami cukup banyak berbincang dengan beliau, nyambung pemikiran, nyambung silaturahmi, dan nyambung diskusi tentang beberapa hal penting tersebut,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program strategis pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Itu partisipasi dari semua komponen organisasi dan kekuatan masyarakat sangat diperlukan karena ini soal hajat besar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muzani turut menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada keluarga besar Muhammadiyah.