HIMIA FISIP UMJ Raih Hibah Pendanaan PPK Ormawa 2025
HIMIA FISIP UMJ meraih Hibah pendanaan PPK Ormawa Tahun 2025.
TVMU.TV - Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi (HIMIA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) meraih Hibah pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2025.
Program ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), dengan pengumuman hasil seleksi yang dirilis pada Jumat (4/7).
HIMIA UMJ lolos melalui proposal berjudul Optimalisasi Gerakan Literasi di Desa Cimulang, Kabupaten Bogor sebagai Strategi Mewujudkan Generasi yang Cerdas dan Unggul.
Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Publik FISIP UMJ sekaligus Dosen Pembimbing Tim Ormawa, Mawar mengatakan, keberhasilan ini menunjukkan komitmen mahasiswa HIMIA terhadap salah satu misi mereka, yaitu “Kontribusi yang Bermanfaat.
Dia menambahkan, kontribusi tersebut tidak hanya berdampak internal dalam pengembangan organisasi dan institusi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Capaian ini menjadi motivasi dan stimulus untuk terus menghasilkan kinerja organisasi yang kreatif dan inovatif. Selain itu juga menjadi pengalaman dan pembelajaran berharga dalam merancang kegiatan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua HIMIA FISIP UMJ Tazkiyatul Qolbi mengatakan Desa Cimulang telah menjadi desa binaan HIMIA, sejumlah kegiatan telah dilakukan sebelumnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan kegiatan tersebut meliputi penguatan peran dan kapasitas pemerintah desa, pemberdayaan remaja, serta penguatan karang taruna. Desa ini dipilih karena tingkat indeks pembangunan literasi masyarakat di Kabupaten Bogor tergolong rendah dibandingkan wilayah lain di Jawa Barat.
“Kami akan menerapkan beberapa strategi untuk membangkitkan minat literasi, seperti menyusun kurikulum nonformal, mendirikan sejumlah pojok baca di beberapa titik strategis, serta melakukan monitoring secara berkala,” ungkapnya.
Takziyatul berharap pencapaian ini dapat membantu mengatasi keterbatasan akses terhadap bahan bacaan di masyarakat serta menjadi pengalaman berharga bagi seluruh tim.
“Semoga program ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat setempat, dan kami bisa terus berkontribusi untuk masyarakat luas,” pungkas Takziyatul.