Jelang Idul Fitri 1447 H, PLN UID Jakarta Raya Perkuat Siaga Kelistrikan dan Layanan SPKLU

Jelang Idul Fitri 1447 H, PLN UID Jakarta Raya Perkuat Siaga Kelistrikan dan Layanan SPKLU
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, turun langsung mengecek kondisi peralatan dan perlengkapan kelistrikan. Langkah ini menjadi bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal dan aman bagi seluruh pelanggan. Foto: PLN UID Jakarta Raya.

TVMU.TV - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menyiagakan 2.148 personel untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan Apel Siaga Idulfitri yang digelar guna memastikan pasokan listrik tetap stabil sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas dengan nyaman.

PLN menetapkan masa siaga kelistrikan Ramadan dan Idulfitri pada 14–28 Maret 2026. Selama periode tersebut, personel disebar untuk memantau sejumlah titik strategis di wilayah Jakarta Raya, mulai dari pusat perbelanjaan, kawasan pemerintahan dan pertahanan, hingga simpul transportasi seperti bandara, pelabuhan, stasiun kereta api, dan terminal bus.

Pengamanan khusus juga dilakukan di dua lokasi strategis nasional, yakni Masjid Istiqlal dan Istana Merdeka, serta 519 masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah selama Ramadan.

Dari sisi pasokan listrik, PLN memastikan kondisi sistem kelistrikan Jakarta dalam keadaan aman. Daya mampu pasok tercatat sebesar 10.997 megawatt (MW) dengan beban puncak 5.545 MW, sehingga tersedia cadangan daya sekitar 49,6 persen.

Untuk mendukung keandalan sistem, PLN menyiapkan berbagai peralatan pendukung, antara lain 3 unit genset, 61 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), serta 58 unit Uninterruptible Power Supply (UPS). Selain itu, PLN juga membuka 17 posko siaga Idulfitri di unit layanan dan 6 posko mudik guna membantu kebutuhan masyarakat selama periode libur Lebaran.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin menegaskan bahwa seluruh sumber daya perusahaan dikerahkan untuk menjaga pasokan listrik tetap andal selama Ramadan hingga Idulfitri.

“Kami menggerakkan seluruh petugas dan memperkuat pemantauan jaringan. Setiap unit memastikan listrik tetap andal di seluruh wilayah Jakarta Raya sepanjang Ramadan hingga Idulfitri,” ujar Moch. Andy Adchaminoerdin.

Selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga memastikan kesiapan layanan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bagi pengguna kendaraan listrik. Di wilayah Jabodetabek, tersedia 673 unit charger SPKLU dengan berbagai kapasitas.

Rinciannya terdiri dari 478 unit medium charging berkapasitas 22 kW, 70 unit fast charging berkapasitas 25–60 kW, serta 125 unit ultra fast charging dengan kapasitas di atas 60 kW.

Andy menegaskan, dukungan terhadap ekosistem kendaraan listrik menjadi bagian penting dari kesiapan PLN tahun ini.

“SPKLU kami pastikan dalam kondisi siap digunakan. Melalui PLN Mobile, pelanggan dapat menemukan lokasi SPKLU terdekat sehingga pengisian daya bisa dilakukan dengan mudah dan aman,” tutur Andy Adcha.

Pengamanan sistem kelistrikan juga dikendalikan melalui command center yang terintegrasi dengan sistem digital PLN untuk memastikan respons cepat jika terjadi gangguan. Selain itu, armada pelayanan teknis dan mobile substation disiagakan untuk mendukung penanganan kondisi darurat.

PLN juga tetap membuka layanan pelanggan selama 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile dan call center 123, yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan gangguan listrik, membeli token, mengecek tagihan, hingga mencari lokasi SPKLU terdekat.