Kemenhaj Siap Gelar Expo UMKM Oleh-Oleh Haji untuk Kerek Ekonomi Lokal

Kemenhaj Siap Gelar Expo UMKM Oleh-Oleh Haji untuk Kerek Ekonomi Lokal
Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi/ Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) berencana menggelar Expo UMKM khusus untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal terkait oleh-oleh haji dan umrah. Langkah ini diambil agar nilai ekonomi dari ibadah tersebut dapat lebih besar berputar di dalam negeri.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, menjelaskan bahwa selama ini jamaah haji selalu pulang membawa oleh-oleh.

“Selama ini jamaah haji pasti pulang membawa oleh-oleh. Kurang lebih bisa 20 kilogram,” ujar Jaenal di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (27/1).

Jika produk oleh-oleh tersebut dapat dibeli di Indonesia sebelum keberangkatan, nilai ekonominya akan sangat signifikan. Oleh karena itu, pihaknya akan segera menyelenggarakan Expo UMKM Oleh-Oleh Haji yang mengedepankan potensi lokal.

“Harapannya pameran tersebut bisa digelar di Indonesia Barat, Tengah, dan Timur,” jelas Jaenal. Expo ini rencananya akan melibatkan asosiasi UMKM dan binaan perbankan.

Selain expo, Kemenhaj juga sedang berupaya mengoptimalkan produk lokal di Arab Saudi. Jaenal mengungkapkan, pihaknya sedang berdiskusi dengan Ditjen Bina Haji dan Umrah agar produk Indonesia bisa lebih hadir di hotel-hotel tempat jamaah menginap.

“Saat haji, para jamaah kerap kangen dengan menu kuliner nusantara. Sehingga, warga Indonesia di Arab Saudi bisa didorong untuk mengisi tenant-tenant di lobi hotel tersebut,” ujarnya.

Peluang lain yang sedang digarap adalah mendorong perusahaan logistik nasional untuk membuka layanan pengiriman barang langsung dari lobi hotel di Arab Saudi ke Indonesia. Jaenal menegaskan hal ini sangat mungkin karena semua hotel yang ditempati jamaah Indonesia telah disewa penuh oleh pemerintah.

“Karena itu, pihaknya akan membuat regulasinya agar pemanfaatan hotel bisa lebih maksimal,” pungkas Jaenal, menegaskan komitmen untuk menciptakan ekosistem ekonomi haji yang lebih menguntungkan bagi pelaku usaha dalam negeri.