Kepala Daker Madinah Pastikan Kesiapan Petugas Jelang Puncak Pemberangkatan Jemaah ke Makkah
TVMU.TV - Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman, turun langsung memimpin apel pagi di sejumlah sektor untuk memastikan kesiapan penuh petugas menjelang fase akhir pemberangkatan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah Al-Mukarramah.
Apel tersebut dinilai krusial karena operasional haji di Madinah kini memasuki tahap akhir pergerakan jemaah. Khalilurrahman memimpin apel di Sektor 3 pada Senin (11/5/2026), setelah sebelumnya pada hari yang sama juga memimpin apel di Sektor Khusus Nabawi.
Menurut Khalilurrahman, apel pagi menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh petugas berada dalam kondisi siaga dan memahami prioritas pelayanan di lapangan.
“Saya tekankan paling tidak ada tiga poin utama yang harus menjadi perhatian. Yakni pastikan tidak ada jemaah yang tertinggal, distribusi konsumsi yang merata serta kesiapan ibadah,” tegas Khalilurrahman usai apel di Sektor 3.
Ia menjelaskan, petugas diminta meningkatkan kewaspadaan dan kecermatan selama proses keberangkatan. Evaluasi dilakukan setelah sebelumnya ditemukan jemaah yang masih berada di area Masjid Nabawi ketika bus keberangkatan telah siap diberangkatkan.
Selain itu, petugas juga diminta memastikan seluruh jemaah menerima konsumsi perjalanan sebelum meninggalkan hotel menuju titik keberangkatan.
“Kemarin ada kejadian jemaah lupa membawa konsumsinya. Melalui apel ini, kita pastikan layanan keamanan, kenyamanan, hingga konsumsi siap diterima jemaah,” ujarnya.
Khalilurrahman menegaskan, selain aspek teknis pemberangkatan, bimbingan ibadah juga menjadi perhatian utama agar jemaah dapat menjalankan rangkaian perjalanan menuju Makkah sesuai tuntunan syariat.
Dalam arahannya, ia juga menyampaikan evaluasi kepada Ketua Regu (Karu), Ketua Rombongan (Karom), dan Ketua Kloter. Jemaah diminta sudah berada di dalam bus paling lambat dua jam sebelum jadwal keberangkatan agar proses mobilisasi tidak mengalami keterlambatan.
Karom juga diminta memastikan makanan yang disiapkan seksi konsumsi telah diterima dan dibagikan kepada seluruh jemaah sebelum bus bergerak menuju Makkah.
“Alhamdulillah, berkat kekompakan, kerja sama tim, keikhlasan, dan kesabaran seluruh petugas, sejauh ini pelayanan dan pemberangkatan jamaah Indonesia di Madinah berjalan dengan aman, lancar, dan tertib,” kata Khalilurrahman.
Sementara itu, puncak pemberangkatan jemaah dari Sektor 3 Madinah dijadwalkan berlangsung pada Selasa (12/5/2026). Pada hari tersebut, tujuh kloter akan diberangkatkan pada pagi hari, satu kloter pada siang hari, dan tujuh kloter pada sore hari.
Dengan demikian, total 15 kloter atau sekitar 4.000 jemaah akan bergerak dari Sektor 3 menuju Makkah dengan dukungan lebih dari 120 armada bus.
Fase akhir pemberangkatan dari Madinah menjadi tahap penting dalam operasional haji 2026. Setelah seluruh jemaah diberangkatkan ke Makkah, petugas akan memusatkan layanan pada persiapan menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. (Fini Auliany/ MCH 2026)