Kolaborasi BPS dan Saintekmu Hadirkan Pojok Statistik, Perkuat Ekosistem Riset Berbasis Evidence
TVMU.TV - Badan Pusat Statistik (BPS) menjalin kerja sama dengan Universitas Saintek Muhammadiyah (Saintekmu) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk menghadirkan Pojok Statistik di lingkungan kampus. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat akses data resmi yang mendukung kegiatan riset, pengembangan akademik, serta pengambilan kebijakan berbasis data.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara BPS dan perguruan tinggi, sekaligus memperluas pemanfaatan data statistik resmi untuk mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kerja sama tersebut, sivitas akademika Saintekmu memperoleh akses terhadap data yang dikelola BPS sehingga dapat dimanfaatkan sebagai rujukan dalam penyusunan penelitian, kajian ilmiah, maupun pengembangan program di lingkungan kampus dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Rektor Universitas Saintekmu, Faiz Rafdi, mengatakan kehadiran Pojok Statistik akan menjadi pusat data yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan riset, khususnya dalam mendukung pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah.
“Harapan saya, kerja sama dengan BPS ini, tentu melalui BPS kita akan mendapatkan Pojok Statistik. Dan Pojok Statistik inilah menjadi sentral data Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya Dewan Kesehatan Muhammadiyah. Jadi data-data yang dikelola oleh BPS, kami melalui MoU ini mendapatkan izin, mendapatkan informasi data tersebut,” ujar Faiz dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/7).
Menurut Faiz, akses terhadap data resmi sangat penting untuk meningkatkan kualitas penelitian dosen dan mahasiswa. Dengan memanfaatkan data statistik yang valid, hasil riset diharapkan lebih akurat dan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun penyusunan kebijakan.
“Dengan adanya data ini, dosen, mahasiswa ketika akan mengolah riset untuk pengembangan kampus, untuk pengembangan persyarikatan, bahkan untuk kepentingan bangsa dan negara ini, lewat keilmuannya, baik ilmu komunikasi, ilmu IT, itu menggunakan data yang real. Jadi tidak data yang sembarangan. Jadi harapan ke depan seperti itu,” jelasnya.
Ia juga berharap kemitraan antara Saintekmu dan BPS tidak berhenti pada penyediaan Pojok Statistik, tetapi terus berkembang melalui pelibatan kampus dalam berbagai kegiatan statistik nasional.
Menurut Faiz, setelah berpartisipasi dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Saintekmu siap mendukung agenda sensus berikutnya, termasuk Sensus Penduduk yang akan datang.
“Dan tentu lebih jauh lagi bisa terlibat di dalam kegiatan sensus-sensus berikutnya, terutama yang dalam waktu dekat adalah Sensus Kependudukan, yang saat ini kita sudah terlibat di Sensus Ekonomi,” pungkasnya.
Sekedar informasi, Pojok Statistik merupakan program BPS yang dikembangkan di berbagai perguruan tinggi sebagai sarana peningkatan literasi statistik, penyediaan data resmi, serta penguatan kolaborasi antara BPS dan dunia akademik dalam menghasilkan riset yang berkualitas dan berbasis bukti (evidence-based research).