LDK PP Muhammadiyah Luncurkan Beasiswa S2 untuk Dai di Wilayah 3T

LDK PP Muhammadiyah Luncurkan Beasiswa S2 untuk Dai di Wilayah 3T
Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief menyerahkan secara simbolis beasiswa kepada Ketua LDK PP Muhammadiyah Muchamad Arifin di Perpusnas RI, Kamis (25/6/2026). Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meluncurkan Program Beasiswa Magister (S2) Pendidikan Agama Islam bagi dai yang bertugas di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Program ini menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat dakwah berkemajuan di berbagai pelosok Indonesia.

Peluncuran beasiswa ditandai dengan penyerahan simbolis pada Kamis (25/6/2026) dalam rangkaian Dialog Nasional dan Peluncuran Buku Bergerak untuk Mencerahkan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta.

Beasiswa diserahkan secara simbolis oleh Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief kepada Ketua LDK PP Muhammadiyah Muchamad Arifin, disaksikan Ketua PP Muhammadiyah Kiai Saad Ibrahim dan Syamsul Anwar.

Program tersebut merupakan hasil kerja sama LDK PP Muhammadiyah dengan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Kerja sama ini bertujuan membuka akses pendidikan magister bagi para dai yang mengabdi di daerah dengan keterbatasan akses pendidikan, tanpa mengurangi komitmen mereka dalam melayani masyarakat.

Ketua LDK PP Muhammadiyah Muchamad Arifin mengatakan para dai di wilayah 3T selama ini menghadapi tantangan besar, termasuk terbatasnya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.

"Melalui program beasiswa ini kami ingin memastikan para dai tetap memiliki kesempatan menempuh pendidikan magister tanpa meninggalkan pengabdiannya kepada masyarakat," kata Arifin.

Menurutnya, peningkatan jenjang pendidikan akan memperkuat kapasitas intelektual para dai sehingga mampu memberikan pembinaan umat, pemberdayaan masyarakat, dan solusi atas berbagai persoalan sosial di daerah binaan.

"Dakwah hari ini membutuhkan dai yang tidak hanya memiliki semangat pengabdian, tetapi juga kapasitas keilmuan yang terus berkembang," ujarnya.

Arifin menjelaskan, peluncuran beasiswa ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang LDK PP Muhammadiyah dalam membangun sistem pembinaan dai yang berkelanjutan. Selain menempatkan dai di wilayah 3T, komunitas adat, kawasan perbatasan, dan kelompok marginal, LDK juga terus memperkuat kompetensi mereka melalui pendidikan formal, pelatihan, pendampingan, serta penguatan jejaring dakwah.

Melalui kolaborasi dengan Fakultas Agama Islam UMSU, Muhammadiyah berharap semakin banyak dai memperoleh kesempatan melanjutkan studi ke jenjang magister. Langkah ini diharapkan melahirkan kader dakwah yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman sehingga mampu memperluas dakwah Islam berkemajuan hingga ke seluruh penjuru Indonesia.