Lembaga Dakwah Komunitas Pacu Kinerja, Fokus Tuntaskan Program Dakwah di Tahun Terakhir Kepengurusan
TVMU.TV - Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memanfaatkan satu tahun terakhir masa kepengurusan untuk mempercepat penyelesaian berbagai program strategis. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengurus LDK PP Muhammadiyah yang digelar Kamis (6/8/2026).
Rapat koordinasi tersebut menjadi forum evaluasi kinerja seluruh divisi sekaligus menyusun strategi agar program yang telah dirancang dapat dituntaskan secara optimal hingga akhir periode kepengurusan.
Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, meminta seluruh pengurus meningkatkan keaktifan dan menjadikan sisa masa kepengurusan sebagai momentum untuk memberikan kontribusi terbaik bagi dakwah Muhammadiyah.
“Saya mengajak seluruh pengurus untuk lebih aktif dan menjadikan satu tahun terakhir ini sebagai ikhtiar maksimal dalam menuntaskan amanah organisasi. Program-program yang telah dirancang harus diwujudkan dengan kerja sama, komunikasi, dan komitmen yang kuat,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, jajaran pengurus dari berbagai divisi mengevaluasi capaian program, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta merumuskan langkah percepatan pelaksanaan agenda dakwah. Evaluasi diarahkan untuk memastikan target organisasi dapat dicapai sebelum berakhirnya masa kepengurusan.
Teknologi Perkuat Koordinasi Dakwah
Muchamad Arifin juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam menjalankan program organisasi. Perkembangan teknologi, menurutnya, telah membuat koordinasi antardaerah menjadi lebih mudah sehingga jarak tidak seharusnya menjadi penghambat partisipasi pengurus.
“Jauhnya jarak bukan menjadi kendala. Hari ini hampir seluruh urusan dapat diselesaikan melalui media daring. Teknologi telah memudahkan koordinasi, sehingga tidak ada alasan untuk tidak berpartisipasi aktif dalam menjalankan program-program LDK PP Muhammadiyah,” tegas Muchamad Arifin.
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat komunikasi internal, tetapi juga mendukung pengembangan model dakwah komunitas yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Tiga Program Jadi Prioritas
Sejumlah program prioritas turut dibahas dalam rapat koordinasi. Salah satunya adalah International Conference yang diproyeksikan menjadi ruang pertukaran gagasan dan kolaborasi terkait dakwah komunitas.
Forum tersebut sekaligus diarahkan untuk memperluas jejaring dakwah Muhammadiyah di tingkat internasional dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.
LDK PP Muhammadiyah juga akan memperkuat program pengiriman dai ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas layanan dakwah agar dapat menjangkau masyarakat di daerah yang masih membutuhkan pendampingan keagamaan.
Selain itu, Mualaf Learning Center (MLC) menjadi salah satu program yang mendapat perhatian. Pembinaan mualaf tidak hanya diarahkan pada penguatan pemahaman keislaman, tetapi juga pemberdayaan sosial dan ekonomi.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu para mualaf membangun ketahanan hidup sekaligus meningkatkan kemandirian mereka di tengah masyarakat.
Dengan evaluasi dan percepatan program tersebut, LDK PP Muhammadiyah menargetkan satu tahun terakhir kepengurusan tidak sekadar menjadi fase penyelesaian administrasi organisasi, tetapi menjadi periode untuk memastikan berbagai agenda dakwah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.