Mahasiswa Fakombis Saintekmu Belajar Perfilman Bersama LSF
Sebanyak 30 mahasiswa Prodi Sains Komunikasi serta Prodi Film dan Televisi Universitas Saintek Muhammadiyah (Sanintekmu) mengunjungi Kantor LSF di Jakarta Selatan, Senin (23/6).
TVMU.TV - Sebanyak 30 mahasiswa Program Studi (Prodi) Sains Komunikasi serta Prodi Film dan Televisi Universitas Saintek Muhammadiyah (Sanintekmu) mengunjungi Kantor Lembaga Sensor Film (LSF) di Jakarta Selatan, Senin (23/6).
Kegiatan kuliah lapangan dan kunjungan industri ini dipimpin Dekan Fakultas Komunikasi dan BIsnis (Fakombis) Raihan Febriansyah dan Ketua Program Studi Film dan Televisi Arina Nurrohmah.
Rombongan Universitas Saintek Muhammadiyah diterima tiga anggota LSF, Hadi Artomo Ketua Subkomisi Penyensoran, Erlan Basri Ketua Subkomisi Pemantauan, dan Zaqia Ramallah Ketua Subkomisi Penelitian dan Pengembangan.
Dekan Fakombis Universitas Saintek Muhammadiyah, Raihan Febriansyah menjelaskan maksud kunjungan mahasiswa ke LSF.
“Biasanya kita tahu LSF saat mau menonton film di Bioskop, selalu ada tulisan Telah Lulus Sensor. Kali ini, mahasiswa mengunjungi langsung kantor LSF agar dapat mengetahui proses penyensoran sebelum sebuah film ditayangkan, baik di bioskop maupun televisi,” ujarnya.
Secara bergantian, ketiga anggota LSF menjelaskan peran dan tugas masing-masing. Mulai dari Hadi yang bertanggungjawab terhadap proses penyensoran hingga diterbitkannya Surat Tanda Lulus Sensor (STLS), Erlan yang menjadi komandan pemantauan setelah STLS terbit, dan Zaqia yang memimpin sub komisi penelitian dan pengembangan yang bertugas meneliti lebih dalam dan memberikan masukan pengembangan ke depannya.
Pada giat yang sama, Zaqia juga mensosialisasikan Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri. Diharapkan paling tidak, masyarakat dapat mengetahui perbedaan klasifikasi usia pada tayangan film dan dapat memilih memilih tontonan yang tepat.
Agenda berlangsung lancar, para mahasiswa antusias memberikan pertanyaan kepada anggota LSF. Andre, mahasiswa Prodi Film dan Televisi, menyatakan kebahagiaannya bisa menjadi peserta kuliah lapangan ini.
“Saya bahagia bisa mengikuti kegiatan kuliah lapangan ini. Selain memberikan informasi dan wawasan berharga, kami juga mendapatkan inspirasi dari para tokoh yang ditemui,” ungkapnya.
Dalam kuliah lapangan ini, selain kunjungan ke LSF, peserta juga mengunjungi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat dan Rajawali Televisi (RTV) untuk melihat dan berdiskusi langsung dengan para pengambil kebijakan maupun pelaku industri.