Muhammadiyah dan Uruguay Jajaki Kerja Sama Perkuat Program Gizi Nasional

Muhammadiyah dan Uruguay Jajaki Kerja Sama Perkuat Program Gizi Nasional
Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, didampingi Ketua Koordinator Nasional Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM), M. Nurul Yamin menerima kunjungan Pemerintah Uruguay di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Rabu (1/4). Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Uruguay dalam penyediaan produk susu guna mendukung program pemenuhan gizi di Indonesia. Langkah ini ditandai dengan kunjungan Duta Besar Uruguay untuk Indonesia, Cristina Gonzales, ke Kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta.

Pertemuan tersebut diterima Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, didampingi Ketua Koordinator Nasional Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM), M. Nurul Yamin. Kunjungan ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya dilakukan di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Rabu (1/4).

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas peluang kerja sama di sektor ketahanan pangan, khususnya penyediaan produk susu dari Uruguay yang dikenal sebagai salah satu produsen dairy unggulan dunia. Pasokan tersebut direncanakan untuk mendukung program Makan Bergizi Muhammadiyah, yang sejalan dengan upaya peningkatan gizi masyarakat bersama pemerintah.

Hilman Latief menegaskan, kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem program pangan dan gizi yang tengah dikembangkan Muhammadiyah.

“Banyak hal telah kami persiapkan. Dalam mendukung program strategis di sektor ketahanan pangan ini, kami tidak hanya membutuhkan mitra yang kuat, tetapi juga efektif. Saat ini, legalisasi ekspor produk dairy dari Uruguay ke Indonesia telah disepakati. Ini menjadi peluang besar untuk memperkuat kolaborasi yang berdampak luas,” ujar Hilman, Sabtu (4/4).

Ia menambahkan, meski masih terdapat sejumlah tantangan ke depan, Muhammadiyah optimistis kerja sama ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Duta Besar Uruguay, Cristina Gonzales, menyampaikan kesiapan negaranya untuk mendukung peningkatan gizi di Indonesia melalui penyediaan produk susu berkualitas.

“Uruguay memiliki kapasitas besar dalam produksi produk peternakan, khususnya susu. Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan Indonesia, terutama dalam program Makan Bergizi Gratis. Kami yakin kerja sama ini akan memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak,” ungkap Cristina.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Muhammadiyah saat ini telah mengembangkan 187 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan total penerima manfaat mencapai 379.966 orang. Data ini menunjukkan kebutuhan pasokan pangan bergizi, termasuk produk susu, terus meningkat seiring perluasan program.

Kerja sama lintas negara ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda. Kolaborasi Muhammadiyah dan Uruguay juga menjadi contoh konkret kemitraan global dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor pangan dan kesehatan.