Ngabuburit Ramadan, Hizbul Wathan UMS Ajak Mahasiswa Bersih-Bersih Kampus

Ngabuburit Ramadan, Hizbul Wathan UMS Ajak Mahasiswa Bersih-Bersih Kampus
Hizbul Wathan UMS kembali menggelar kegiatan bertajuk “NGASIH (Ngabuburit Asik Sambil Bersih-Bersih)” pada Senin, 23 Februari 2026 mulai pukul 16.00 WIB di Area Kampus 1 dan 2 UMS. Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar kegiatan bertajuk “NGASIH (Ngabuburit Asik Sambil Bersih-Bersih)” pada Senin, 23 Februari 2026 mulai pukul 16.00 WIB di Area Kampus 1 dan 2 UMS. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan melibatkan mahasiswa serta masyarakat sekitar dalam aksi peduli lingkungan menjelang waktu berbuka puasa.

Program NGASIH dirancang sebagai kegiatan ngabuburit yang produktif dengan menggabungkan aksi bersih-bersih lingkungan dan edukasi kepedulian terhadap sampah. Momentum pelaksanaan juga bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari, sehingga memperkuat pesan keberlanjutan lingkungan.

Ketua Kafilah Hizbul Wathan UMS, Rakanda Azibsyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi nilai Fastabiqul Khoirot di bulan Ramadan.

“NGASIH bukan hanya tentang membersihkan sampah, tetapi juga membersihkan hati dan memperkuat kepedulian sosial. Kami ingin menghadirkan ngabuburit yang lebih bermakna, di mana setiap langkah kecil yang kita lakukan menjadi kontribusi nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat,” ujar Rakanda Azibsyah, Senin (23/2/2026).

Ia menegaskan, gerakan tersebut tidak sekadar aksi simbolis, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari iman sekaligus kontribusi generasi muda terhadap pembangunan berkelanjutan.

Senada dengan itu, Ketua BKM RGW, Rakanda Risky, menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen kampus dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

“Kami tidak ingin hanya terlihat sebagai pemungut sampah yang berjalan. Di Hari Peduli Sampah Nasional, kami memilih membawa edukasi karena yang kami tuju bukan sekadar sampah yang berserakan, tapi kesadaran yang harus ditumbuhkan dan diimplementasikan: buanglah sampah pada tempatnya, jaga lingkungan dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Rakanda Risky.

Kegiatan NGASIH melibatkan kader Hizbul Wathan, civitas akademika, serta komunitas kampus dalam aksi bersih lingkungan di sejumlah titik Kampus 1 dan 2. Selain memungut sampah, peserta juga melakukan sosialisasi singkat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, Hizbul Wathan UMS berharap kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya tumbuh saat Ramadan, tetapi menjadi budaya berkelanjutan di lingkungan kampus. Aksi sederhana seperti memungut sampah dinilai memiliki dampak besar dalam menciptakan ruang belajar yang sehat dan mendukung keberlanjutan lingkungan.