OlympicAD VIII Dimulai, Ribuan Pelajar Muhammadiyah Bertarung di Makassar
TVMU.TV - Ajang bergengsi di lingkungan pendidikan Muhammadiyah resmi dimulai. Olympiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII dibuka di Balai Sidang Muktamar Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kamis (12/2). Kompetisi nasional yang berlangsung hingga Sabtu (14/2) ini diikuti peserta dari 36 provinsi, dari Sabang hingga Merauke.
Ketua Panitia Pusat OlympicAD VIII, Baharuddin, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan setelah melalui persiapan panjang beberapa bulan terakhir.
"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyaksikan detik-detik pembukaan Olimpiade Ahmad Dahlan VIII di Makassar. Persiapan telah berlangsung beberapa bulan terakhir berkat kerja sama Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta seluruh tim panitia lokal yang solid," ujarnya.
Pembukaan OlympicAD VIII dihadiri secara daring oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Hadir secara luring, jajaran pimpinan pusat dan wilayah Muhammadiyah, termasuk Rektor Unismuh Makassar, Abdul Rahim Nanda, selaku tuan rumah.
Baharuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung, termasuk sejumlah perguruan tinggi Muhammadiyah dan mitra sponsor seperti EduCourse Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Malang, dan UMB Bandung.
"Kami tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan berbagai pihak. Terima kasih atas kontribusi tenaga, pikiran, dan materi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik," katanya.
Ia berpesan kepada para peserta yang disebutnya sebagai "duta pelajar Muhammadiyah" untuk menjunjung tinggi sportivitas.
"Menang atau kalah adalah hal biasa, tetapi kejujuran dan sportivitas adalah yang utama," ujarnya.
Baharuddin juga menyambut hangat kedatangan peserta dari berbagai daerah. Ia berharap kehadiran mereka tidak hanya membawa semangat kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi antar provinsi.
OlympicAD VIII menjadi ajang strategis untuk membangun budaya prestasi di lingkungan pendidikan Muhammadiyah. Kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.