Panitia Muktamar ke-48 Jamin Kerahasiaan Setiap Pemilih Dalam E-Voting
Pada Muktamar ke-48, Muhammadiyah dan 'Aisyiyah akan menerapkan teknologi e-voting dalam pemilihan dan penghitungan suara.
TVMU.TV - Pada Muktamar ke-48, Muhammadiyah dan 'Aisyiyah akan menerapkan teknologi e-voting dalam pemilihan dan penghitungan suara.
Meski menggunakan sistem e-voting, Panitia Pemilihan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-48, Budi Setiawan meyakinkan bahwa kerahasiaan pilihan tetap menjadi perhatian yang utama.
Hal itu disampaikan Budi dalam Doorstop Afiliasi #10 dengan tema “E-voting dalam Pemilihan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-48” pada Rabu (19/10) secara daring.
Wakil Sekretaris Panitia Pusat Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48, Iwan Setiawan pada kesempatan yang sama juga menjamin kerahasiaan setiap pemilih dalam sistem e-voting.
Saat proses pemilihan, ujar Iwan, para pemilih nantinya akan diberikan kartu token yang dicetak secara generik dan diberikan secara acak kepada para pemilih.
Ia menambahkan, dengan kartu token tersebut pemilih akan mendapatkan QR Code yang digunakan untuk membuka aplikasi pemilihan.
“Sistem ini memungkinkan tidak ada campur tangan antara hak akses token dengan nama pemilih sehingga kerahasiaan terjamin,” jelas Iwan.
Disisi lain, Budi mengatakan acara pemilihan dalam gelaran Muktamar adalah salah satu acara penting. Maka dari itu, dirinya berharap agar seluruh peserta dapat membawa amanah untuk melaksanakan Muktamar dengan sebaik-baiknya.
Sementara itu, Iwan Setiawan menegaskan Muktamar kali ini akan membawa berkah bagi perjalanan Muhammadiyah untuk semakin mantab menjalankan syiar dan visi dakwahnya, terutama di era digital.
VIDEO: Muhammadiyah dan Pemberdayaan Daerah 3T