Pembangunan Kampus Terpadu UMSU Capai 75 Persen, Siap Dukung Muktamar Muhammadiyah 2027

Pembangunan Kampus Terpadu UMSU Capai 75 Persen, Siap Dukung Muktamar Muhammadiyah 2027
Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP melakukan audiensi dengan Bupati Deliserdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, di Kantor Bupati Lubuk Pakam, Selasa (7/4). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Prof. Dr. Agussani, MAP, memaparkan progres pembangunan Kampus Terpadu UMSU di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, saat audiensi dengan Bupati Deliserdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, di Kantor Bupati Lubuk Pakam, Selasa (7/4).

Dalam pertemuan tersebut, Agussani menyampaikan bahwa pembangunan sejumlah fasilitas utama kampus telah menunjukkan perkembangan signifikan. Auditorium Berkemajuan kini telah mencapai 38 persen, sementara pembangunan Walidah Sport Hall telah mencapai 75 persen.

“Alhamdulillah, pembangunan Auditorium Berkemajuan saat ini sudah memasuki tahap 38 persen, sementara Walidah Sport Center 75 persen,” kata Agussani.

Ia menjelaskan, kampus terpadu UMSU dirancang sebagai pusat pendidikan modern yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas penunjang, termasuk sarana akademik, olahraga, serta dukungan program nasional. Salah satu perhatian utama saat ini adalah akses jalan menuju kawasan kampus yang dinilai perlu diperlebar.

Perbaikan akses tersebut dinilai mendesak, terutama untuk mendukung kelancaran mobilitas menjelang pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah 2027 yang direncanakan berlangsung di lokasi tersebut.

Selain fasilitas pendidikan, UMSU juga membangun dua unit Sarana Produksi Pangan Gizi (SPPG) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah. Fasilitas ini dilengkapi dengan lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan sebagai bagian dari rantai pasok pangan. UMSU juga mengembangkan SPPG di Kecamatan Sibiru-biru serta membangun pabrik air minum dalam kemasan di kawasan kampus.

Di bidang akademik, UMSU terus memperkuat kapasitas pendidikan, khususnya pada Fakultas Kedokteran. Saat ini, telah dibuka dua program studi spesialis baru, yakni bedah dan paru, melengkapi program Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer serta magister biomedis.

“Prodi spesialis lainnya diharapkan bisa segera mendapatkan izin yang tentunya juga bisa difasilitasi RSU Amri Tambunan sebagai rumah sakit pendidikan FK UMSU,” ujarnya.

Menanggapi pemaparan tersebut, Bupati Deliserdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan kampus terpadu UMSU agar dapat selesai tepat waktu. Ia menilai keberadaan fasilitas tersebut akan memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan dan perekonomian daerah.

“Keberadaan kampus terpadu UMSU di kawasan Deliserdang juga akan menjadi kebanggaan tersendiri karena nantinya akan berdampak positif bagi perkembangan pendidikan dan perekonomian di daerah sekitar,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Deliserdang juga menyambut baik peran RSU Amri Tambunan sebagai rumah sakit pendidikan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran UMSU, seiring rencana pengembangan layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Bupati turut menyampaikan rencana untuk meninjau langsung progres pembangunan kampus terpadu serta menghadiri peresmian operasional SPPG MBG UMSU di Kecamatan Sibiru-biru.

Pembangunan Kampus Terpadu UMSU diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan unggulan, tetapi juga menjadi penggerak pembangunan kawasan serta mendukung suksesnya Muktamar Muhammadiyah 2027 di Sumatera Utara.