Uhamka Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban, Mahasiswa Dibekali Teknik Syar’i dan Ihsan

Uhamka Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban, Mahasiswa Dibekali Teknik Syar’i dan Ihsan
Uhamka menggelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban di Lapangan FKIP Uhamka, Jakarta, Selasa (26/5/2026). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menggelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban di Lapangan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uhamka, Jakarta, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Uhamka Adha Fest 1447 Hijriah untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam.

Pelatihan diikuti mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan Uhamka. Sebelumnya, kampus tersebut juga telah menyelenggarakan Workshop dan Sertifikasi Fikih Kurban dengan tema Tata Cara Penyembelihan Syar’i dan Ihsan.

Koordinator penyembelihan kurban Uhamka, Arif Hamzah, mengatakan kegiatan itu diselenggarakan sebagai upaya membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis sekaligus pemahaman keislaman terkait penyembelihan hewan kurban.

“Kegiatan ini kami selenggarakan untuk memperkuat keterampilan mahasiswa dalam penyembelihan hewan kurban. Harapannya, Uhamka dapat melahirkan mahasiswa yang sudah mahir dan memahami proses penyembelihan secara baik dan sesuai syariat,” ujarnya.

Menurut Arif, pelatihan tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis penyembelihan, tetapi juga menanamkan nilai ihsan, kebersihan, keamanan pangan, hingga etika perlakuan terhadap hewan sesuai tuntunan Islam. Hal itu dinilai penting agar mahasiswa memiliki kompetensi yang dapat diterapkan langsung di masyarakat saat momentum Iduladha.

Melalui kegiatan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai prosedur penyembelihan yang benar, mulai dari persiapan alat, teknik penyembelihan, hingga penanganan daging kurban secara higienis.

Uhamka menilai pelatihan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin pendidikan berkualitas (SDG 4), melalui penguatan keterampilan praktis mahasiswa berbasis nilai keagamaan dan kemanusiaan.

Selain memperkuat kompetensi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya kampus dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga membangun keterampilan sosial dan pengabdian masyarakat berbasis syariat Islam.