PLN Jaga Keandalan Listrik di 519 Masjid Jakarta untuk Salat Idulfitri 1447 H

PLN Jaga Keandalan Listrik di 519 Masjid Jakarta untuk Salat Idulfitri 1447 H
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin (kiri), bersama Kepala Bidang Riayah Badan Pengelola Masjid Istiqlal, Kombes Pol (Purn) Drs. KH. Zainuri Anwar, M.Ag. (kanan), didampingi jajaran manajemen PLN melakukan peninjauan langsung instalasi kelistrikan di area Masjid Istiqlal, Jakarta. Foto: PLN UID Jakarta.

TVMU.TV - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan keandalan pasokan listrik untuk mendukung pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di 519 masjid yang tersebar di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman selama perayaan hari besar umat Islam tersebut.

Pemantauan kelistrikan dilakukan secara intensif pada ratusan masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah Ramadan dan Idulfitri. Dari jumlah tersebut, Masjid Istiqlal dan Istana Kepresidenan menjadi dua lokasi pantauan utama karena memiliki aktivitas ibadah dan kegiatan kenegaraan berskala besar.

Selain itu, PLN juga melakukan pemantauan khusus di sejumlah kawasan strategis yang berpotensi menjadi pusat keramaian masyarakat, seperti Monumen Nasional (Monas), Bundaran Hotel Indonesia (HI), Pantai Festival Ancol, Kawasan Kota Tua, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Kepala Bidang Riayah Badan Pengelola Masjid Istiqlal Kombes Pol (Purn) Drs. KH. Zainuri Anwar, M.Ag. menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN dalam menjaga stabilitas pasokan listrik di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut, terutama pada momentum ibadah besar seperti Ramadan dan Idulfitri.

“Kami sangat mengapresiasi PLN yang telah mendukung seluruh aktivitas di Istiqlal melalui pasokan listrik yang andal. Salah satu dukungan yang sangat penting adalah pemasangan BESS (Battery Energy Storage System) dengan kapasitas hingga 400 KVA yang mampu memastikan seluruh kegiatan di Masjid Istiqlal berjalan tanpa kendala kelistrikan,” ujar Zainuri.

Menurutnya, dukungan infrastruktur kelistrikan tersebut memberikan rasa aman bagi pengelola masjid dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan ibadah berskala besar.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian PLN terhadap Masjid Istiqlal. Semoga PLN senantiasa jaya, dicintai masyarakat, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Dari sisi sistem kelistrikan, PLN memastikan kondisi pasokan listrik di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya berada dalam kondisi aman. Selama Ramadan, daya mampu pasok tercatat mencapai 10.997 megawatt (MW) dengan beban puncak 5.545 MW, atau meningkat sekitar 5,86 persen dibandingkan tahun 2025.

Sementara pada saat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H, beban puncak diproyeksikan mencapai 3.886 MW, meningkat sekitar 1,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin menegaskan bahwa PLN telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama Ramadan hingga Idulfitri.

“PLN memastikan sistem kelistrikan di Jakarta dan sekitarnya dalam kondisi aman untuk mendukung seluruh aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri. Kami menyiagakan personel, peralatan, serta posko siaga untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, khususnya pada lokasi-lokasi ibadah dan pusat kegiatan masyarakat,” ujar Andy Adcha.

Melalui langkah tersebut, PLN berharap seluruh rangkaian ibadah Ramadan hingga Salat Idulfitri di Jakarta dan sekitarnya dapat berlangsung lancar tanpa gangguan kelistrikan.