PLN Resmikan Dua SPKLU Center Pertama di Jakarta, Dorong Mobilitas Rendah Emisi

PLN Resmikan Dua SPKLU Center Pertama di Jakarta, Dorong Mobilitas Rendah Emisi
Anggota Komisi XI DPR RI Annisa Mahesa (tengah) bersama Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto (kedua kiri), Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto (kedua kanan), General Manager PLN UID Jakarta Raya Andy Adchaminoerdin (ketiga kanan), dan Senior Advisor High Volt Technologi (HVT) Herman Darnel Ibrahim (kanan) melakukan simbolis pengisian daya kendaraan listrik di SPKLU Center KM 10.6 Jagorawi, Senin (3/11). Foto: PLN UID Jakarta Raya.

TVMU.TV - Sebagai bagian dari komitmen mendukung program pemerintah dalam percepatan transisi energi dan pengurangan emisi karbon menuju Net Zero Emission (NZE) 2060, PT PLN (Persero) resmi menghadirkan dua Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Jakarta, Senin (3/11).

Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kendaraan listrik terintegrasi dan mempercepat mobilitas rendah emisi di Ibu Kota.

Dua SPKLU Center tersebut berlokasi di Rest Area KM 10.6 Jagorawi dan Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Gambir, Jakarta Pusat.

SPKLU Center Jagorawi dibangun melalui kolaborasi PLN dengan High Volt Technologi (HVT), dilengkapi enam unit pengisian daya berkapasitas Ultra Fast Charging 2x60 kW, 2x120 kW, dan 2x200 kW. Fasilitas ini beroperasi 24 jam dan menyediakan area istirahat yang nyaman bagi pengguna kendaraan listrik.

Sementara SPKLU Center di Gambir memiliki tujuh unit charger, terdiri dari Fast Charging (2x22 kW, 2x43 kW) dan Ultra Fast Charging (2x50 kW, 1x62,5 kW, 2x200 kW). Dengan spesifikasi tersebut, pengguna kendaraan listrik dapat mengisi daya lebih cepat dan efisien.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, mengapresiasi langkah PLN dalam memperkuat infrastruktur kendaraan listrik di Jakarta.

“Kendaraan listrik terus meningkat pesat dari 1.437 unit pada 2019 menjadi lebih dari 133 ribu unit pada 2025. Kehadiran SPKLU Center seperti di KM 10,6 Cibubur ini sangat penting untuk memperluas akses pengisian dan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Jakarta. Pemerintah daerah siap mendukung pengembangannya di berbagai fasilitas publik agar ekosistem kendaraan listrik makin tumbuh,” ujar Kusmanto.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa pengembangan SPKLU menjadi bagian penting dalam strategi kemandirian energi nasional.

“PLN ditugaskan pemerintah untuk menjadi motor penggerak ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai. Melalui SPKLU Center ini, kami tidak hanya memperluas layanan energi bersih, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada impor BBM dan menekan emisi gas rumah kaca. SPKLU KM 10,6 Cibubur ini menjadi SPKLU ke-4.401 di Indonesia, bukti komitmen PLN dalam mewujudkan mobilitas hijau,” jelasnya.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Andy Adchaminoerdin, menambahkan bahwa beroperasinya dua SPKLU Center ini memperkuat infrastruktur pengisian daya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Dengan beroperasinya dua SPKLU Center ini, total charger di Jakarta dan sekitarnya mencapai 667 unit di 353 lokasi. PLN berkomitmen menghadirkan pengisian daya cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat, serta mempercepat terciptanya Jakarta sebagai kota rendah emisi,” ujar Andy Adcha.

Dukungan juga datang dari sektor swasta. Senior Advisor High Volt Technologi (HVT), Herman Darnel Ibrahim, menyampaikan apresiasinya atas sinergi dengan PLN dalam mempercepat pengembangan infrastruktur kendaraan listrik nasional.

“Kami berterima kasih kepada PLN atas kolaborasi yang solid dalam menghadirkan SPKLU Center ini. Sinergi antara sektor publik dan swasta menjadi kunci dalam mempercepat transisi menuju kendaraan listrik dan mewujudkan masa depan transportasi yang bersih dan berkelanjutan,” ungkap Herman.

Ke depan, PLN menargetkan pembangunan sembilan SPKLU Center baru hingga akhir 2025, yang akan tersebar di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah & DIY, Jawa Timur, dan Bali. Upaya ini menjadi bagian dari roadmap besar PLN dalam memperluas akses energi bersih dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.