PLN UID Jakarta Raya Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran Akibat Korsleting Listrik

PLN UID Jakarta Raya Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran Akibat Korsleting Listrik
Petugas PLN UP3 Kramat Jati memberikan sosialisasi keamanan instalasi listrik dan pengenalan produk PLN kepada warga di RPTRA Mustika, Jakarta Timur. Foto: PLN UID Jakarta Raya.

TVMU.TV - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik.

Salah satu cara efektif mencegah risiko kebakaran adalah dengan memastikan penggunaan peralatan listrik berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia) serta melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara rutin.

Sebagai wujud komitmen, PLN bersama unit pelaksananya telah menggelar sosialisasi pencegahan kebakaran di 32 titik lokasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Kegiatan ini difokuskan pada permukiman padat penduduk, pasar tradisional, hingga fasilitas umum yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Melalui sosialisasi ini, PLN berharap dapat membangun budaya penggunaan listrik yang lebih aman, andal, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan instalasi listrik. Menurutnya, pencegahan dini jauh lebih penting daripada penanganan saat musibah sudah terjadi.

“Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama kami. Karena itu, PLN terus mendorong masyarakat untuk menggunakan peralatan listrik ber-SNI, memastikan instalasi terpasang dengan benar, dan tidak melakukan sambungan listrik berbahaya. Melalui sosialisasi pencegahan kebakaran di berbagai wilayah, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga risiko kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin,” kata Andy Adcha dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/9).

Selain edukasi yang dilakukan secara mandiri, PLN UID Jakarta Raya juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya Dinas Penanggulangan Kebakaran Dan Penyelamatan (Gulkarmat) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta dalam program sosialisasi dan simulasi penanggulangan kebakaran.

Melalui kolaborasi ini, masyarakat tidak hanya diedukasi mengenai listrik aman, tetapi juga dilatih menghadapi situasi darurat apabila kebakaran terjadi.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Provinsi DKI Jakarta,  Mohamad Yohan menyambut baik kolaborasi positif ini dan memberikan dukungan atas kegiatan sosialisasi yang dilakukan.

“BPBD Jakarta menyambut baik inisiatif PLN UID Jakarta Raya dalam mengedukasi masyarakat tentang penggunaan peralatan listrik ber-SNI dan pentingnya pengecekan instalasi listrik secara berkala. Langkah ini sangat strategis dalam mengurangi risiko kebakaran yang berdampak luas pada keselamatan dan ketahanan masyarakat. Kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tanggap terhadap potensi bencana kebakaran akibat korsleting listrik,” ungkap Yohan.

Kepala Seksi Operasi Kebakaran Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta, Muhtasor mengucapkan terima kasih kepada PLN atas kerja sama yang terjalin ini.

"Terima kasih PLN yang sudah peduli untuk menyuarakan pentingnya listrik aman kepada masyarakat. Upaya bersama ini sangat membantu tugas kami di lapangan, karena mencegah kebakaran jauh lebih baik daripada menanggulanginya. Harapannya, semakin banyak warga yang sadar bahwa keselamatan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti menggunakan peralatan listrik ber-SNI dan melakukan pengecekan instalasi secara rutin," jelas Muhtasor.

PLN berharap, dengan dukungan seluruh pihak, baik masyarakat maupun pemerintah daerah, budaya sadar listrik aman dapat semakin melekat di tengah masyarakat.

Sinergi ini diharapkan mampu menekan angka kebakaran akibat korsleting listrik secara signifikan, sehingga Jakarta menjadi kota yang lebih aman dan andal dalam hal kelistrikan.