Wamenhaj Lepas 460 Petugas Haji 2026, Tekankan Mental Kuat dan Pelayanan Tanpa Pamer
TVMU.TV - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, melepas 460 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk Daerah Kerja (Daker) Bandara dan Madinah pada Jumat (17/4/2026). Pelepasan berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, sebagai bagian dari persiapan operasional haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Dalam arahannya, Dahnil menekankan pentingnya kesiapan mental dan kemampuan mengelola emosi bagi para petugas yang akan menjadi garda terdepan dalam melayani jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
“Kita siap menyukseskan Haji 2026. Kesiapan mental menjadi penting, termasuk kemampuan mengelola emosi, agar kekuatan fisik yang kita miliki benar-benar ditopang oleh kekuatan rohani yang siap,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa tugas sebagai petugas haji bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga bagian dari misi pengabdian kepada agama dan negara. Oleh karena itu, pelayanan harus dilakukan secara profesional, adaptif, dan inklusif, mengingat latar belakang jemaah yang beragam.
Dahnil juga menegaskan agar seluruh petugas tetap fokus pada tugas utama mendampingi dan melayani jemaah, serta menghindari perilaku yang tidak relevan selama menjalankan tugas.
“Saya berharap teman-teman petugas itu fokus pada tugasnya untuk mendampingi dan menjaga jamaah. Jadi tidak perlu flexing segala macam, pamer kegiatan,” tegasnya.
Meski demikian, ia tetap mendorong pemanfaatan media sosial secara positif sebagai sarana edukasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat.
“Tapi kalau untuk syiar, saya pikir kami mendorong mereka untuk syiar artinya mengabarkan, syiar mengedukasi. Bahkan kami menganjurkan seluruh petugas melakukan edukasi via sosial media, kabar-kabar baik,” katanya.
“Memastikan informasi yang baik dan dibutuhkan oleh jamaah itu sampai ke jamaah dan keluarganya,” tambahnya.
Pelepasan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan pelayanan haji Indonesia tahun 2026. Pemerintah menargetkan penyelenggaraan ibadah haji berjalan optimal dengan dukungan petugas yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan, sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan meraih haji mabrur.